Persiapan Mental Public Speaking

Romel Tea   Follow @romel_tea   Like RomelteaMedia on Facebook

Persiapan Mental Public Speaking
Persiapan mental adalah salah satu faktor keberhasilan public speaking. Fungsi dan tujuan persiapan mental adalah membangun rasa percaya diri dan mengendalikan rasa takut, supaya tidak mengalami "demam panggung". 

Persiapan mental ini bahkan dinilai paling penting daripada persiapan materi atau bahan pembicaraan, meskipun persiapan materi juga wajib dilakukan.

PERSIAPAN MENTAL
Berikut ini poin-poin penting persiapan mental public speaking

  1. Rileks! Atasi gugup dengan menarik nafas panjang/dalam; menggerakan badan; berdiri tegak layaknya tentara berbaris dengan bahu dan dada yang tegap, lalu tersenyumlah! 
  2. Know The Room! Datang ke lokasi lebih awal agar merasa familiar dengan ruangan tempat public speaking dikakukan . Jadikan seakan-akan ia kamar Anda sendiri.
  3. Know The Audience! Kenali karakteristiknya, latar belakangnya, minatnya, dan saat public speaking dilakukan, pandang mereka sebagai teman akrab!
  4. Know Your Material! Pelajari, dalami, dan pahami materi pembicaraan sebaik mungkin. Lakukan riset jika perlu. Anggaplah Anda yang paling tahu. Jangan pernah bicara masalah yang tidak dipahami.
  5. Know Your Limits! Ketahui alokasi waktu untuk Anda berbicara, jangan lewati! Tanyakan kepada panitia, berapa lama waktu yang diberikana kepada Anda untuk public speaking.

Hal lain dalam persiapan mental public speaking adalah meyakinkan diri sendiri dengan hal-hal sebagai berikut:
  1. Berbicara di depan publik bukanlah hal yang sangat menegangkan. Dunia tidak runtuh jika Anda tidak melakukan public speaking dengan baik. Tidak akan ada hal yang buruk yang akan terjadi setelah presentasi atau penyampaian anda. Jadi, tenang dan rileks aja!
  2. Kita tidak perlu menjadi orang yang sempurna, cerdas, ataupun brilian untuk berbicara di depan publik (public speaking). Asalkan menguasai materi, semua orang bisa menjadi "singa podium"!
  3. Siapkan 2-3 poin pembicaraan atau pertanyaan, karena audiens Anda akan sulit untuk mengingat atau memperhatikan lebih dari tiga hal dalam satu waktu.
  4. Miliki tujuan atau sasaran yang jelas dan terarah. Apakah public speaking untuk menghibur, menginformasikan suatu pesan, ataukan untuk membujuk (persuasai).
  5. Kita tidak perlu menganggap diri kita adalah seorang pembicara publik. Tujuan kita adalah menyampaikan pesan (message) kita kepada hadirin.
  6. Kita tidak perlu harus dapat sepenuhya menguasai seluruh hadirin. Biarkan saja kalau ada beberapa yang tidak menaruh perhatian. Fokuskan perhatian kita pada mereka yang tertarik dan mendengarkan presentasi kita. Cari hadirin yang matanya tertuju kepada Anda, mengangguk, dan ramah. Alihkan perhatian jika ada hadirin yang tampak "sinis"! Cari yang tampak friendly!
  7. Ingat, sebagian besar hadirin menginginkan kita berhasil dalam presentasi atau penyampaian pesan kita.*

Related Posts

Author:

I am a Blogger, Media Practisioner, and Practical Communication Trainer. I share my own knowledges, experiences, and skills about practical communication - writing, speaking, blogging - and my hobbies and concerns. Visit my official website Romeltea.

0 Komentar untuk "Persiapan Mental Public Speaking"

You comment, I'll visit back your blog. If you have one. Komentar SPAM dan LINK AKTIF tidak akan muncul.