Ruang Lingkup Public Speaking

Romel Tea   Follow @romel_tea   Like RomelteaMedia on Facebook

1. Pengertian Public Speaking

  1. Public artinya umum,  khalayak,  massa. Speaking artinya berbicara. Public Speaking adalah berbicara  di depan umum,  secara  runtut  dan  terencana,  dengan  tujuan  tertentu.
  2. Kegiatan Public Speaking meliputi pidato, ceramah, presentasi, siaran radio, siaran televisi, mengajar di kelas, diskusi, dialog, briefing, motivator, pelatihan, rapat, orasi, kampanye, dan semua jenis pembicaraan di depan orang banyak, baik berupa kelompok (grup), kerumunan, maupun orang-orang tertentu (spesific audience).

2. Pelaku Public speaking

  1. Orator : ahli  pidato.
  2. Presenter : Penyaji  Program,  konotasinya  berkaitan  dengan  media  massa  elektronik.
  3. Motivator/Instruktur : figur  yang  diyakini  dapat  memberikan  motivasi  kepada  khalayak.

3. Tujuan public speaking

  1. Informasi : hanya sekadar  memberikan  pesan.
  2. Influence / mempengaruhi: untuk  mengarahkan  sikap  atau  perilaku  khalayak.
  3. Participated in /  mengikuti : pesan  yang  disampaikan  diarahkan  untuk  diikuti  atau  menjadi  panutan  dan dijadikan  teladan  bagi  khalayak.

4. Alur public speaking

  1. Canalizing  Ideas -  memilih  pesan  yang  akan  disampaikan.
  2. Planning  Design -  merancang  tata  cara  penyampaian pesan.
  3. Mapping  your  route -  merencanakan  bagan  penyampaian  pesan.
  4. Acquiring  knowledge -  menambahkan  isi  pesan  yang  disesuaikan  dengan  tujuan  public speaking,  baik  ilmiah  maupun  bukan  ilmiah.

5. Gangguan  Psikologis  Public-Speaker

  1. Fear  of  the  Unknown – kekhawatiran  akan  ketidaktahuan.
  2. Fear  of  being  Misunderstood -  kekhawatiran untuk  terjadinya kesalahpahaman.
  3. Fear  of  the  Audience -  kekhawatiran  akan  kondisi  khalayak.
  4. Fear  of  Oneself -  kekhawatiran  akan  kehadiran  seseorang  diantara  khalayak.
  5. Fear  of  being  Inaudible – kekhawatiran  tidak  dapat  berbicara  dengan  lugas  dan  jelas.
  6. Fear  of  Physical  Reaction – kekhawatiran  mengalami  gangguan  syaraf / nervous  di  sekujur  tubuh.

6. Ragam Public Speaking

  1. Slide talks -  bentuk  penyampaian  pesan  dengan  menggunakan  dukungan  visual.
  2. The political  speech – bentuk  pidato  yang dipakai  terutama  saat  kampanye  program
  3. Debating -  pemaparan  visi  dan  misi  yang  disertai  dengan  mempertahankan  tanggung  jawab  isi pesan  itu.
  4. Speaking  extempore  -  sambutan  atau  pidato  yang  dilakukan  secara  mendadak,  biasanya  tanpa persiapan  sebelumnya.
  5. Making  announcement -  menyampaikan  pengumuman  kepada  khalayak.
  6. Reading  the  minutes  and  more  -  biasanya  dilakukan  oleh  sekretaris  organisasi  atau  notulis rapat,  ketika  menyampaikan  catatan  rapat  atau  resume.

7. Ragam kalimat dalam public speaking

  1. Ordinary  Sentences -  bentuk  kalimat  yang  lazim  diucapkan  sebagai  bahasa  sehari-hari.
  2. Beauty  Sentences -  kalimat  yang  penuh  dengan bunga-bunga  kata  dan  terdengar  sangat  melankolis.
  3. Heroic Sentences  -  kalimat  yang  penuh  semangat  ketika  diucapkan.
  4. Euphemisme  sentences -  kalimat  yang  dianulir  untuk  mendapatkan  kesan  lebih  sopan  atau  halus  budi  bahasa.
  5. Sarcasm  Sentences -  kata  atau  kalimat  yang  bersifat  melakukan  sindiran  dan  bahkan  berkesan  merendahkan  martabat  lawan  bicara.
  6. Slank  Sentences -  kalimat  yang  dicampur  dengan  kata-kata  yang  bersifat  khas.
  7. Contradiction  sentences -  kalimat  yang  mengandung  makna  berlawanan  dan tidak  mungkin  dipersatukan.
  8. Harmonize  Sentences  -  kalimat  yang  terlihat  berlawanan,  tetapi  sebenarnya  saling  mendukung  satu  sama  lain.
  9. Simbolized  Sentences  -  kalimat  yang  menggunakan  lambang-lambang,  semacam  bentuk  personifikasi.
  10. Hyperbolic  Sentences -  kalimat  yang  mengandung  makna  atau  arti  sangat  berlebihan.

8. Kiat  Khas  Public  Speakers

  1. Persiapan  matang  untuk  materi  pesan  maupun  psikologis.
  2. Ketahui  dengan  baik  siapakah  calon  khalayak  anda.
  3. Berpikirlah  bahwa  anda  menguasai  semua  pesan  yang  akan  disampaikan.
  4. Bersikap  optimis  bahwa  ketika  anda  diminta  untuk  berbicara,  maka  andalah  satu-satunya  orang  yang  menguasai  masalah  termaksud.
  5. Jangan segan  untuk  bertemu  pandang  dengan  khalayak  secara  gentle.
  6. Seringlah  berlatih  napas  diafragma ( napas  perut )  dan  senam  mulut,  guna  menghindari  fears  of  inaudible.
  7. Jangan  malu  membawa  teks  atau  catatan  kaki  terutama  apabila  anda  sangat  sulit  menghafal  data  akurat.
  8. Tolong  hindarkan  kata-kata  atau  kalimat  yang  ditengarai  bakal  melukai  perasaan  orang  lain  (humiliation).
  9. Bangkitkan  semangat  khalayak  dengan  cara  meninggikan  intonasi  di  akhir  kalimat  / cheer – up.
  10. Tolong  hindarkan  mengenakan  busana  atau  aksesoris  yang  bakal  mengganggu  penampilan  anda.
  11. Perhatikan  baik-baik  soal  waktu.  Hindarkan  keterlambatan  karena  anda  atau  terlalu  lama  dalam  menyampaikan  pesan.* 

Related Posts

Author:

I am a Blogger, Media Practisioner, and Practical Communication Trainer. I share my own knowledges, experiences, and skills about practical communication - writing, speaking, blogging - and my hobbies and concerns. Visit my official website Romeltea.

0 Komentar untuk "Ruang Lingkup Public Speaking"

You comment, I'll visit back your blog. If you have one. Komentar SPAM dan LINK AKTIF tidak akan muncul.