Judul Berita Media Online Kian Menyebalkan!

Follow @romel_tea
Abaikan Judul-Judul "Umpan Klik" (Clickbait) di Facebook & Twitter!

Judul Berita Media Online Kian Menyebalkan!
techaeris.com
JURNALISME Media Online kian memburuk dan menyebalkan. Banyak wartawan/media online menulis berita seenaknya, demi mengejar trafik (pengunjung) situs webnya.

Mereka gunakan trik "clickbait", umpan klik alias "jebakan klik", padahal ada yang menyebutnya sebagai "jurnalisme sampah"!

Pembaca "dipaksa" meng-klik link judul yang mereka buat dan share di media sosial. Jika tidak, pembaca tidak akan mendapatkan informasi.

Baca deh: ClickBait Modus Media Online Menarik Perhatian Pembaca

Ini dia beberapa contoh judul berita berupa "clickbait" yang berusaha "menggoda" pembaca untuk meng-klik tautannya:

  • Angkutan Kota Mogok, Ini Reaksi Jokowi
  • Jokowi Minta Kapal Asing Pencuri Ditenggelamkan, Ini Respons TNI AL
  • Ditentang FPI dan KMP Jelang Pelantikan, Ini Reaksi Ahok
  • Majelis Pengajian Ini Dukung Ahok Gubernur
  • Bandung Disebut 'The City of Pigs', Ini Reaksi Ridwan Kamil
  • Disebut Walikota Caper, Ini Reaksi Ridwan Kamil
  • Harga BBM Naik, Ini Komentar SBY
Judul-judul di atas bukan jurnalistik yang baik. Judul-judul berita demikian adalah jurnalistik yang buruk. Menyebalkan dan menjengkelkan!

Kita, pembaca, dipaksa nge-klik link judul itu jika ingin tahu. Masih mending jika isi beritanya "mencengangkan" atau "mengesankan". Ini mah, kebanyakan, biasa-biasa saja.

Situs Vice bahkan menyebut "jurnalisme" clickbait sebagai "jurnalistik sampah" (Garbage Click-Bait 'Journalism').

Penulis Yahoo.com, David Pogue, menyatakan clickbait bukan jurnalistik yang baik. Menurutnya, headline atau judul berita yang baik itu transparan dan efisien, bukan "menyembunyikan" substansi berita demi mengejar trafik.

"Sangat sering kita (pembaca) hanya buang waktu menge-klik tautan judul demikian... Headline berupa clickbait adalah promosi yang tak tahu malu (shameless hype)," tulisnya. "Even at their best, clickbait headlines are shameless hype."

Mengacu pada catatan Wikipediajudul berita clickbait adalah jurnalisme "amatir" dan "rendah". Wikipedia bahkan cenderung mengidentikkannya dengan "koran kuning" (yellow journalism). Apakah wartawan/media-media online tega merendahkan diri mereka sendiri dengan membuat judul-judul berupa clickbait?

Cepat atau lambat, Facebook dikabarkan akan menggerus judul-judul berita clickbait karena dianggap "spam". 

Sebagai pembaca, abaikan saja judul-judul yang seperti di atas --menggunakan kata "inilah.." atau "ini..." karena hampir selalu mengecewakan jika diklik. Let's declare war against clickbait journalism! Wasalam. (www.romelteamedia.com).*

Thanks for reading Judul Berita Media Online Kian Menyebalkan! | Tags:

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »

Related Posts

Your Comments

4 komentar

Tulis komentar
November 22, 2014 delete

saya setuju banget. Faktanya memang begitu, Sempat terjebak karena judulnya cukup "shocking". Tapi ternyata setelah sampai tujuan hanya info biasa yang tidak lebih dari 3 paragraf dengan 100 atau 200 kata saja. Tidak heran bila dunia "jurnalistik" indo "lumpuh" gara-gara segelintir oportunis.

Reply
avatar
April 10, 2015 delete

izin share min untuk belajar bahasa Indonesia yang benar.

Reply
avatar
Anonymous
AUTHOR
December 09, 2015 delete

Seandainya saya presiden, sudah saya kritik perusahaan media online itu. Jika tidak dibenarkan dan tidak dipatuhi, secara terpaksa saya hapus! Tidak ada kata maaf. Negara harus maju, kalo hal-hal sepele beginian masih sering terjadi, gimana mau maju?

Bandung disebut "The City of Pigs?" Lah, yang betul aja tuh? Memang isinya bagaimana mas?

Reply
avatar
Romel Tea
AUTHOR
December 09, 2015 delete

Untuk membuka link judul berita: select all > klik kanan > Search Google for ....

Reply
avatar

You comment, I'll visit back your blog. If you have one. Komentar SPAM dan LINK AKTIF tidak akan muncul.