Teknik Menulis di Media Online - Website, Blog, Email, Facebook

MENULIS di media online --website, blog, Facebook , blog-- memerlukan pengetahuan dan keterampilan tersendiri mengingat, sebagai media bar...

Cara Download File SlideShare Tanpa Login dengan Mudah

0 Follow @romel_tea
Cara Download File di SlideShare (File PPT, PDF) yang tidak ada tombol Downloadnya di samping tombol Like dan Share. Tanpa harus Login atau membuat akun.

Cara Download File SlideShare

Tidak semua file yang dibagikan di SlideShare bisa didownload. Banyak file yang didisable download sehingga hanya ada Like dan Share.

Jika ada link download mah, tinggal klik saja tombol download kayak gini nih:

Cara Download File di SlideShare


Jika tidak ada tombol Download seperti di atas, berikut ini caranya, dengan menggunakan laman Simply-Debrid.

Cara Download File SlideShare

1. Buka dokumen SlideShare yang ingin Anda download. 
2. Copy link-nya yang ada di address bar
3. Buka Simply-Debrid 
4. Paste atau masukkan link yang telah Anda Copy tadi pada kotak yang telah disediakan "Enter your HTTP links here".

Simply-Debrid


5. Klik tombol GENERATE LINKS
6. Scroll ke bawah 
7. Klik link download berupa nama file dokumen dengan ekstensi .pdf

Convert File Pdf ke PowerPoint

Jika akan diubah menjadi file PowerPoint (PPT),  lakukan langkah berikut ini:

2. Masukkan file Pdf dengan klik Pilih File.

Convert File Pdf ke PowerPoint

3. Tunggu proses perubahan file dari Pdf ke Ppt.
4. Jika sudah selesai, klik "Unduh File" atau simpan di Dropbox & Google Drive

Selesai.

Demikian Cara Download File di SlideShare dan mengubah file Pdf ke Ppt. Wasalam. (www.romelteamedia.com).*

Cara Mengubah Tampilan Blog: Edit Template Auto Readmore, Responsive, SEO Friendly

1 Follow @romel_tea
Cara Mengubah Tampilan Blog: Edit Template Auto Readmore, Responsive, SEO Friendly
Cara Mengubah Tampilan Blog: Edit Template Blogger Jadi Auto Readmore, Responsive (Mobile-Friendly), dan SEO Friendly.

POSTING ini merupakan update tulisan sebelumnya, cara membuat auto read more di halaman depan blog di platform Blogger (Blogspot) milik Google.

Kali ini kode-kode untuk desain ulang template blog bawaan Blogger ini sudah saya edit. Langkah-langkahnya juga lebih lengkap plus pengoptimalan mesin telusur (SEO).

Sebelum ke langkah mengubah desain tampilan blog dengan mengedit template, kita bahas dulu istilahnya satu per satu.
  • Template -- disebut juga tema (theme) -- adalah desain tampilan blog.
  • Auto Readmore -- adalah istilah untuk tampilan halaman depan blog berupa ringkasan postinga, terdiri dari judul, gambar kecil (thumbnail image), dan ringkasan atau kutipan isi tulisan bagian awal (summary/snippet). Contohnya halaman depan blog ini.
  • Responsive (Mobile-Friendly) -- adalah istilah yang merujuk pada desain blog/website ramah mobile.
  • SEO Friendly artinya adalah ramah mesin telusur. SEO sendiri singkatan dari Search Engine Optimization atau Pengoptimalan Mesin Telusur, agar blog kita mudah dan cepat terindeks mesin pencari, seperti Google, sehingga mendatangkan banyak pengunjung/pembaca.

Cara Mengubah Tampilan Blog: Edit Template Blogger

Kita akan mengedit template blog dalam empat langkah, yaitu membuat blog bar di Blogger, memasang kode autoreadmore, mereponsivekannya, dan menjadikannya lebih SEO Friendly.

LANGKAH 1: Membuat Blog Baru

Jika Anda ingin langsung menerapkannya di blog Anda, lewati langkah No. 1 ini. Namun, saya sarankan Anda membuat blog baru. Lewati Langkah 1 ini jika Anda tidak membuat blog baru.

Cara Membuat Blog Baru:

1. Login ke akun Blogger Anda.
2. Klik tanda panah ke bawah yang ada di samping nama blog Anda saat ini
3. Scrool ke bawah lalu Pilih/klik New Blog (Blog baru).


Akan muncul jendela baru. Silakan buat blog baru Anda dengan mengisi Nama Blog (Title) dan alamatnya (Address).

Pilih tema Simple (Sederhana), lalu klik Create blog (Buat blog).

buat blog baru

4. Beres!

Blog baru sudah jadi. Silakan isi dengan minimal 7 postingan agar blog tampil normal. Anda bisa menggunakan sample posting dari Spot Dummy untuk mengisi blog baru yang masih kosong itu.

LANGKAH 2: Membuat Auto Read More

Kini saatnya membuat auto readmore di halaman depan. Tampilan blog dengan template Simple bawaan blogger tadi masih menampilkan tulisan penuh (utuh) di halaman depan blog. Lihat Hasilnya.

Kita akan meringkasnya dengan cara sebagai berikut.

1. Klik Tema > Edit HTML


Tema > Edit HTML

2. Simpan kode berikut ini di atas kode </head>

<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;static_page&quot;'>
<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;item&quot;'>
<style>
.thumbnail-post {width:100px !important; height:80px !important; float:left; margin:0px 15px 5px 0px;}
.post-footer,.date-header {display:none}
</style>
</b:if>
</b:if>

Lihat contohnya dalam gambar ini.

kode di atas head


3. Cari (Ctrl+F)  kode <data:post.body/>
4. Anda akan menemukan dua kode. Hapus dan ganti kode <data:post.body/> yang kedua dengan kode berikut ini:

<!-- auto readmore start -->
<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;static_page&quot;'>
<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;item&quot;'>
<b:if cond='data:post.firstImageUrl'>
<a expr:href='data:post.url'><img class='thumbnail-post' expr:alt='data:post.title' expr:title='data:post.title' expr:src='data:post.firstImageUrl'/></a>
<b:else/>
<a expr:href='data:post.url'><img class='thumbnail-post' expr:alt='data:post.title' expr:title='data:post.title' src='http://1.bp.blogspot.com/-XeZs003zT-4/UwM1mfc9l3I/AAAAAAAAAlw/TNTcFCMPH4A/s1600/no-image-thumbnail.jpg'/></a>
</b:if>
<div class='post-snippet'>
<data:post.snippet/>
</div>
</b:if>
</b:if>
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<data:post.body/>
</b:if>
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;static_page&quot;'>
<data:post.body/>
</b:if>
<!-- auto readmore end -->

hapus data post body


4. Save template!

Memasang auto readmore di halaman depan blogger sudah selesai. Lihat Hasilnya.

Optional

Jika gambar thumbnail buram (blur), maka tambahkan kode berikut ini di atas kode </body>

<script src='https://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/3.0.0/jquery.min.js' type='text/javascript'/>
<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
$(document).ready(function() {$('.thumbnail-post').attr('src', function(i, src)
{return src.replace( 's72-c', 's640' );});});
//]]>
</script>

Jika gambar thumnail tidak buram, kode di atas tidak usah ditambahkan.

LANGKAH 3 - Membuat Template Jadi Responsive

Sebelumnya kita edit dulu tampilan blognya di menu Customize (Kustomisasi) untuk mengubah warna, jenis huruf, dll.

Klik Tema > Customize (Kustomisasi)

Cara Mengubah Tampilan Blog


Lebarnya saya buat jadi 960 pixel. Sidebar 360 pixel. Warna latar dan link biru. Jenis huruf Arial (standar). Body layout 1 sidebar kanan. Footer layout 1 footer saja.

Cara Mengubah Tampilan Blog: Edit Template

Hasilnya seperti ini:

Edit Template Auto Readmore


Untuk mengubah tampilan header menjadi seperti di atas, tambahkan (copas) kode berikut ini di atas kode ]]></b:skin>

.header-inner .Header .descriptionwrapper {
    padding: 0 30px;
}
.header-inner .Header .titlewrapper {
    padding: 22px 30px 0;
}
.Header h1 {
    font: normal normal 36px Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif;
    color: #ffffff;
    text-shadow: 1px 2px 3px rgba(0, 0, 0, .2);
}

Saatnya kita memasang kode agar template blog kita responsive.

1. Hapus kode navbar seperti dalam gambar di bawah ini, milai dari kode <b:section dst.. hingga <b/:section>

hapus kode navbar blogger

2. Cari (ada di bagian atas kode template) kode berikut ini:

<b:if cond='data:blog.isMobile'>
      <meta content='width=device-width,initial-scale=1.0,minimum-scale=1.0,maximum-scale=1.0' name='viewport'/>
    <b:else/>
      <meta content='width=1100' name='viewport'/>
    </b:if>

Ganti dengan kode ini:

<meta content='width=device-width,initial-scale=1.0,minimum-scale=1.0,maximum-scale=1.0' name='viewport'/>

3. Cari kode ini:

.post-body img, .post-body .tr-caption-container {
  padding: $(image.border.large.size);
}

Hapus dan ganti dengan kode ini:

.post-body img, .post-body .tr-caption-container {
padding: 0;
width:auto;
max-width:100%;
height:auto;
}
4. Simpan kode berikut ini di atas kode </head>

<style>
@media screen and (max-width:1024px){
body,.content-outer, .content-fauxcolumn-outer, .region-inner {width:100%!important;min-width:100%!important;padding:0!important}
body .navbar {height: 0!important;} .footer-inner {padding: 30px 0px!important;}
}
@media only screen and (max-width:800px) {
.main-inner .columns {padding-left: 0px;padding-right: 300px;}
.main-inner .column-right-outer {width: 300px;margin-right: -300px;}
.main-inner .fauxcolumn-right-outer {width: 300px;}
.sidebar .widget,.sidebar .widget img {width:100%}
.main-inner .columns {padding-left: 0px;padding-right: 300px;}
.socials {display:none}
}
@media screen and (max-width: 603px){
.main-inner .columns {padding-right: 0!important;}
.main-inner .column-right-outer {width: 95%;margin: 15px}
.content-inner {padding:15px 0;background-color: #ffffff;}
.post-thumbnails {margin: 0 15px 5px 0;width:72px;height:72px;}
.post h2 {font-size: 17px;}
}
@media only screen and (max-width:480px){
body {padding: 10px;}
main-inner .column-center-inner {padding: 0;}
.main-inner .column-center-inner .section, .main-inner .column-left-inner .section, .main-inner .column-right-inner .section {margin:15px;}
.post h2 {font-size:16px;}
.post {margin: 0 0 10px 0;padding: 0 0 5px 0;height: auto;}
}
@media only screen and (max-width:320px){
.post h2 {font-size:14px;}
}
</style>

5. Save! Simpan Template.

Kini blog Anda sudah responsive. Pastikan setting template seperti gambar di bawah ini, dengan menonaktifkan template mobile bawaan blogger:

- Klik Thema/Tema
- Klik icon gear
- Klik "No"

menonaktifkan template mobile bawaan blogger


Sekarang silakan cek blog Anda di laman Mobile-friendly Test Google. Untuk blog yang saya edit, Lihat Hasilnya.

Optional: Widget Popular Post Judul Saja

Untuk merapikan tampilan Popular Posts yang berupa judul saja, tanpa gambar, copas kode berikut ini di atas kode ]]></b:skin>

.widget .popular-posts ul {
    list-style: none;
    padding: 0;
    line-height: normal;
}

Untuk merapikan tampilan halaman utama agar tidak adagaris batas putih, copas kode berikut ini di atas kode ]]></b:skin>

.content-inner {
    padding: 0;
}

Optional: Memindahkan Judul ke Samping Gambar

Jika ingin memindahkan judul posting halaman depan ke samping gambar thumbnail:

1. Copas kode berikut ini di atas kode ]]></b:skin>

h2.post-title, .comments h4 {
font: normal bold 18px Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif;
margin: .75em 0 5px;
}
h1.post-title {font-size: 25px;
    line-height: normal;
}

2. Cari kode berikut ini yang ada di bawah kode  <b:includable id='post' var='post'>

    <b:if cond='data:post.title'>
      <h3 class='post-title entry-title' itemprop='name'>
      <b:if cond='data:post.link or (data:post.url and data:blog.url != data:post.url)'>
        <a expr:href='data:post.link ? data:post.link : data:post.url'><data:post.title/></a>
      <b:else/>
        <data:post.title/>
      </b:if>
      </h3>
      </b:if>   

Hapus dan Ganti dengan kode ini:

<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
          <b:if cond='data:post.title'>
      <h1 class='post-title entry-title' itemprop='name'>
      <b:if cond='data:post.link or (data:post.url and data:blog.url != data:post.url)'>
        <a expr:href='data:post.link ? data:post.link : data:post.url'><data:post.title/></a>
      <b:else/>
        <data:post.title/>
      </b:if>
      </h1>
      </b:if> 
      </b:if>

3 Tambahkan kode berikut ini di atas kode <div class='post-snippet'>

    <b:if cond='data:post.title'>
      <h2 class='post-title entry-title' itemprop='name'>
      <b:if cond='data:post.link or (data:post.url and data:blog.url != data:post.url)'>
        <a expr:href='data:post.link ? data:post.link : data:post.url'><data:post.title/></a>
      <b:else/>
        <data:post.title/>
      </b:if>
      </h2>
      </b:if>      

4.  Copas kode berikut ini di atas kode </head>

<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;index&quot;'>
<style>
.post-body {
    font-size: 100%;
    line-height: normal;
    position: relative;
    color: #666;
}
</style>
</b:if>

Save! Simpan Template.

Hasilnya seperti ini:

auto readmore judul samping gambar

LANGKAH 4 : Optimalkan SEO

Sisi desain template sudah selesai. Kini saatnya membuat blog lebih ramah mesin telusur.

Di langkah memindahkan judul ke samping gambar di atas juga sudah optimalisasi SEO, yaitu menggunakan heading tag dimanis h2 untuk judul halaman depan dan h1 judul halaman dalam (single post).

Berikut ini kita optimalkan title tags-nya:

1. Tema > Edit HTML
2. Cari dan hapus kode ini (ada di bagian atas kode template)

    <title><data:blog.pageTitle/></title>

Ganti dengan kode ini:

<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;index&quot;'>
<title><data:blog.pageTitle/> - Template Blog Simple SEO Cepat</title>
<b:else/>
<title><data:blog.pageName/> | <data:blog.title/></title>
</b:if>

Save! Simpan template.

PENUTUP

Cara Mengubah Tampilan Blog (Edit Template) sudah selesai. Anda bisa melanjutkannya dengan menambahkan beberapa widget, seperti:

  1. Related Post
  2. Breadcrumbs

Demikian Cara Mengubah Tampilan Blog: Edit Template Auto Readmore, Responsive, plus SEO standar sehingga blog Anda lebih SE Friendly. Wasalam. (www.romelteamedia.com).*

Teknik MC - Salah Kaprah dalam Memandu Acara

1 Follow @romel_tea
Teknik MC - Salah Kaprah dalam Memandu Acara
Buku Kiat Memandu Acara:
Teknik MC & Moderator. Penerbit: Nuansa.

Teknik MC - Salah Kaprah dalam Memandu Acara.

KITA sering mendengar seorang pemandu cara atau Master of Ceremony (MC) mengatakan "waktu dan tempat kami persilakan".

Selain itu, kita juga sering mendengar atau menyaksikan pembawa acara mengatakan "untuk mempersingkat waktu" dan "menginjak acara".

Ketiga frasa atau ungkapan tersebut merupakan salah kaprah dalam membawakan acara atau menjadi MC.

Karena merupakan kekeliruan, maka ketiga kalimat tersebut harus dihindari dalam memandu atau membawakan sebuah acara.

Waktu dan Tempat Kami Persilakan

Ungkapan "waktu dan tempat kami persilakan" bisa dibilang "salah kaprah", yaitu kesalahan yang berulang-ulang, sering dilakukan, diikuti oleh banyak orang, dan tidak ada yang mengoreksinya sehingga dianggap benar.

Kenapa ungkapan "waktu dan tempat kami persilakan" itu salah, keliru, atau tidak tepat? Ini alasannya:

Pertama, kalimat "waktu dan tempat kami persilakan" itu termasuk kalimat yang "tidak logis" alias "tidak dapat diterima akal yang sehat".

Yang mau ngasih sambutan/ngisi acara siapa? 'Kan bukan "waktu dan tempat"? Lalu, kenapa mempersilakan "waktu dan tempat"?

Jadi, ungkapan "waktu dan tempat kami persilakan" itu salah karena "mempersilakan waktu dan tempat" untuk memberi sambutan/mengisi acara.
Lucu kali ya, kalo ada orang yang dipersilakan memberi sambutan, lalu diam saja. Ketika ditanya kenapa diam saja, ia berkata: "Lho, yang dipersilakan 'kan waktu dan tempat, bukan saya!"

Kedua, oke, semua orang ngerti, bahwa yang dipersilakan adalah pengisi acara, misalnya ketua panitia, untuk memberikan kata sambutan.

Tapi, nanti jangan salahkan sang pengisi acara kalau dia duduk seenaknya, berdiri seenaknya, dan berbicara lamaaaaaa sekali...! Lho, 'kan waktu dan tempat dipersilakan, jadi terserah dia dong? Mau bentar kek, mau lama kek, terserah dia, lha wong waktunya sudah dipersilakan kok!


Jadi, yang benar --secara bahasa-- adalah... "kepada Kang Romel, kami persilakan...!" plus "komunikasi interpersonal" kepada sang pengisi acara, dengan suara pelan, personally langsung kepada sang pengisi acara: "...silakan, Pak/Bu..!" atau "mangga, Pak/Bu...!" jika acaranya nonformal.

Bagaimana dengan DISILAKAN atau DIPERSILAKAN?

Ungkapan disilakan sering kita dengar di acara formal. Kata lainnya adalah "dimohon", misalnya "hadirin dimohon berdiri" atau "hadirin dimohon duduk kembali".

Disilakan, dipersilakan, atau dimohon adalah kalimat pasif. Kalimat lengkapnya: disilakan/dimohon oleh xxx. Pertanyaannya, siapa yang menyilakan, mempersilakan, atau memohon? Siapa yang menyialakan pengisi acara tampil? Siapa yang memohon hadirin berdiri?

Jadi, ungkapan disilakan/dimohon  secara bahasa tidak tepat. Yang tepat adalah "kami silakan", "kami persilakan", atau "kami mohon untuk berdiri".

Siapa "kami"? "Kami" adalah pemandu acara sebagai wakil panitia, wakil penyelenggara acara, atau atas nama tuan rumah.

Bayangin aja, bagaimana jika ketika MC mengatakan "hadirin dimohon berdiri", lalu ada di antara hadirin yang bertanya: "siapa yang memohon kami untuk berdiri?" atau "siapa yang menyilakan kami duduk kembali?"

Menginjak Acara

Selain "Waktu dan Tempat Kami Persilakan", ungkapan salah kaprah lainnya yang sering dilakukan pemandu acara (MC) adalah ungkapan "menginjak kepada acara selanjutnya".

Ini namanya Kekerasan dalam MC (KDMC) ^_^! Acara kok diinjak? Jadi, hindari penggunakan ungkapan "menginjak acara". Ganti dengan, misalnya, "acara berikutnya", "acara selanjutnya", "kini saatnya kita persilakan...".

Untuk Mempersingkat Waktu

Satu lagi salah kaprah dalam teknik MC, yakni ungkapan "untuk mempersingkat waktu".

Waktu bisa disingkat gitu? Kagak bisa dong! Waktu mah mengalir alamiah, natural. Detik tidak bisa dipercepat. Pergerakan jarum jam sudah "standar" begitu, tidak bisa diubah-ubah, kecuali jamnya error!

Jadi, bagaimana dong...?

Ya... hindari pengucapan "mempersingkat waktu" dan tidak usah diganti dengan ungkapan apa pun. Langsung saja ucapkan: "Baiklah hadirin, mari kita mulai acara pertama, yaitu pembukaan..." atau "Hadirin yang berbahagia, mari kita awali acara kita dengan basmalah...."

Masih adakah salah kaprah MC selain "waktu dan tempat kami persilakan", "menginjak acara", dan "mempersingkat waktu"? Wasalam. (www.romelteamedia.com).*

Perbedaan Harimau, Macan, dan Singa

1 Follow @romel_tea
Perbedaan Harimau, Macan, dan Singa
Singa | Macan | Harimau.*
Perbedaan Harimau dan Macan. Apa bedanya dengan Singa?

POSTING ini saya tulis saat #PersibDay trending di Twitter, Sabtu 30 Juni 2018, terkait pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung di Stadion PTIK Jakarta.

Tiap Persib main memang tagar #PersibDay selalu TT di Twitter.

Julukan Persija adalah Macan Kemayoran. Julukan Persib Bandung adalah Maung Bandung. Maung adalah bahasa Sunda Harimau. Duel Persija vs Persib disebut juga duel Macan Kemayoran vs Maung Bandung --diambil dari nama julukan kedua tim.

Saya pun penasaran, apa bedanya Harimau dan Macan? Ada juga Singa yang menjadi julukan Arema FC, Singo Edan. Hanya tiga tim ini yang berjuluk nama hewan yang serupa tapi tak sama: harimau, macan, singa.

Ok, sekarang apa Perbedaan Harimau dan Macan? 

Menurut KBBI, harimau adalah binatang buas, pemakan daging, wujud seperti kucing besar. Macan menurut KBB adalah harimau. Jadi, secara bahasa, harimau = macan.

Namun, dikutip Kumparan dari website Taman Safari Indonesia, harimau dan macan merupakan dua spesies yang berbeda

Harimau atau yang memiliki nama latin panthera tigris merupakan salah satu spesies dari kelompok kucing besar (big cat). Harimau diketahui memiliki corak loreng dengan warna beragam, mulai dari hitam, cokelat, hingga putih.

Macan merupakan spesies dari kelompok kucing sedang (middle cat). Berbeda dengan harimau yang memiliki corak loreng, macan bercorak tutul-tutul. Macan juga memiliki tubuh yang lebih ramping dan ekor yang panjang.

Kalau singa? 

Singa (bahasa Sanskerta: Siᚃha, atau dalam bahasa Latin: Panthera leo) adalah spesies hewan dari keluarga felidae atau jenis kucing juga seperti halnya harimau dan macan.

Menurut KBBI, singa adalah binatang buas, bentuknya hampir sama dengan macan, pada singa jantan terdapat bulu panjang di muka (sebagian kepala bagian depan).

Nah, itu dia perbedaan harimau, macan, dan singa. Perhatikan kembali gambar di atas biar yakin :) Wasalam. (www.romelteamedia.com).*

Pengertian Partisipatory Journalism - Keterlibatan Warga dalam Jurnalistik

0 Follow @romel_tea
Pengertian Partisipatory Journalism - Partisipasi Warga dalam Jurnalistik.


Pengertian Partisipatory Journalism - Keterlibatan Warga dalam Jurnalistik

Partisipatory Journalism (Foto: crowdynews.com)


Partisipatory Journalism (Jurnalisme Partisipatif) adalah nama lain jurnalisme warga (citizens journalism) yang merujuk pada keterlibatan atau peran serta warga biasa (bukan wartawan) dalam produksi dan penyebarluasan berita.

Di era internet, banyak warga secara sengaja atau tidak merekam, memotret, atau mencatat sebuah peristiwa lalu mempublikasikan atau menyebarkannya melalui media sosial atau blog pribadinya.

Partisipatory Journalism misalnya marak terjadi saat terjadi gempa atau banjir, macet, kriminalitas, dan sebagainya. Informasi terkini tentang sebuah peristiwa aktual bahkan lebih mudah dan banyak ditemukan di media sosial berkat aktivitas partisipatory journalism atau jurnalisme warga.

Shayne Bowman dan Chris Willis (2003) mendefinisikan Partisipatory Journalism sebagai “the act of a citizen, or group of citizens, playing an active role in the process of collecting, reporting, analyzing and disseminating news and information”. (Bowman & Willis, 2003:9).

Menurut Bowman dan Willis, partisipatory journalism adalah aksi seorang warga, atau sekelompok warga, memainkan peran aktif dalam proses pengumpulan, pelaporan, analisis, dan penyebarluasan berita dan informasi.

Laman Wikipedia menyebutkan, konsep jurnalisme warga ini --dikenal juga dengan "public", "participatory", "democratic", "guerrilla" atau "street" journalism-- didasarkan pada aktivitas warga dalam proses produksi dan penyebarluasan berita atau informasi tadi.

Perbedaan utama berita yang beredar dalam jurnalisme partisipatif dengan jurnalisme profesional adalah dari sisi disiplin verifikasi sebagai penentu kredibilitas informasi yang tersebar.

Dalam jurnalisme partisipatif, informasi yang dipublikasikan bisa saja berupa berita bohong (hoax). Berbeda dengan wartaan, warga dalam jurnalisme partisipatif tidak terikat kode etik ataupun etika penulisan berita.

Sebagai panduan, berita atau informasi terpercaya dalam jurnalisme partisipatif antara lain berita yang dibuat dan disebarkan orang-orang terpercaya, seperti pengamat, dosen, wartawan, atau orang yang profesinya jelas dengan nama akun dan nama profil jelas pula di akun media sosialnya.

Jurnalisme partisipatif banyak disalahgunakan dengan membuat akun media sosial dengan nama palsu dan aktif menyebarkan hoaks ataupun info menyesatkan. Para buzzer politik yang dibayar untuk kampanye (positif ataupun negatif) biasanya menggunakan akun palsu.

Demikian ulasan ringkas mengenai pengertian jurnalisme partisipatif (partisipatory journalism) yang berkembang pesat di era media sosial sekarang. Wasalam. (www.romelteamedia.com).*