Featured Post

Pengertian Podcast, Cara Podcasting, dan Contohnya

Podcasting disebut-sebut sebagai "blog baru" ( the new blogging ). Menurut Edison Research, 51% orang Amerika telah mendengarkan p...

Work from Home vs Work at Home, Bekerja dari Rumah vs Bekerja di Rumah

0 Follow @romel_tea

Work from Home vs Work at Home, Bekerja dari Rumah vs Bekerja di Rumah


ISTILAH
Work from Home (bekerja dari rumah) atau WFH populer di masa pandemi Covid-19. Pembatasan Sosial Berkala Besar (PSBB) guna menekan penyebaran virus corona membuat konsep WFH jadi pilihan.

Pegawai atau karyawan tidak harus bekerja di kantor, namun bisa bekerja dari rumah. Lalu, apa bedanya dengan Bekerja di Rumah (Work at Home, WAH)?

"Stay at Home" (tetap di rumah) juga dikampanyekan Satgas Covid-19. Tidak keluar rumah menjadi salah satu cara memutus rantai penularan corona.

Work at Home, Bekerja di Rumah

Work at Home atau bekerja di rumah merujuk pada aktivitas mencari nafkah yang dilakukan di rumah. Bekerja di rumah identik dengan wiraswasta (jadi tempat kerja Anda adalah rumah Anda) atau di mana pekerjaan sebenarnya berpusat di rumah karena beberapa alasan (misalnya jika pekerjaan Anda sedang merakit sesuatu dan Anda membawanya pulang dan merakitnya di sana).

Sebagai contoh, berikut ini jenis pekerjaan yang dilakukan di rumah atau bekerja di rumah, tanpa perlu membuka kantor atau bekerja di luar rumah:

  1. Guru Online
  2. Translator
  3. Penulis
  4. Konsultan Bisnis
  5. Pebisnis Online
  6. Photo Editor
  7. Web designer.
  8. Blogger.
Saya sendiri sudah bekerja di rumah sejak 2012, sejak memutuskan keluar dari sebuah instansi semi-pemerintah tingkat Jawa Barat. Saya memutuskan menjadi "full time blogger" dengan menjadikan blogging sebagai pekerjaan sehari-hari.

Jadi, ketika orang lain ramai-ramai "bekerja dari rumah", saya sudah lebih dulu "bekerja di rumah". Saya pun membuat "ruangan kantor" sendiri, memanfaatkan secuil lahan teras rumah. 

Work from Home, Bekerja dari Rumah

Work from Home atau "Bekerja dari rumah" disebut juga telecommuting, kerja jarak jauh, telework, teleworking, kerja lapangan, pekerjaan jarak jauh, bekerja dari mana saja, dan tempat kerja fleksibel.

WFH adalah pengaturan kerja di mana karyawan bekerja dari rumah, tidak bolak-balik atau bepergian ke tempat kerja pusat, seperti gedung kantor, gudang, atau toko.

Jika Anda akan melakukan telecommuting dari rumah, Anda perlu menerapkan sistem agar berhasil — hal-hal seperti:

  •  ruang kantor rumah khusus (jangan pernah berpikir untuk bekerja secara teratur dari tempat tidur atau sofa Anda), 
  • jadwal kerja yang ditentukan (tidak peduli seberapa fleksibel jadwal Anda, Anda perlu membuat rencana ke depan dan tahu kapan Anda akan bekerja), 
  • batasan yang jelas (teman dan keluarga perlu tahu kapan Anda bekerja dan menghargai waktu dan ruang Anda). 
Setelah sistem ini dibuat, rumah Anda bisa menjadi tempat kerja yang ideal bahkan saat menangani tugas-tugas rumah tangga.

Jadi, apa bedanya bekerja dari rumah dengan bekerja di rumah?

  • Bekerja dari rumah (WFH) adalah Anda bekerja di rumah untuk perusahaan atau lembaga tempat Anda bekerja. 
  • Bekerja di rumah (WAH) adalah rumah merupakan kantor tempat Anda bekerja sebagai wirausahawan atau profesional yang tak membutugkan tempat kerja di luar rumah.
Anda WFH atau WAH? Apa pun, sing penting mah bekerja dan semoga berkah. Amin!

Pengertian dan Tips Komunikasi Efektif

0 Follow @romel_tea
Semua orang berkomunikasi untuk menyampaikan pesan. Namun, tidak semua orang bisa menyampaikan dan menerima pesan dengan baik --yang disebut komunikasi efektif (effective communication). Berikut ini pengertian dan teknik, cara, atau tips komunikasi efektif.

Pengertian dan Tips Komunikasi Efektif


Komunikasi efektif diartikan sebagai kemampuan untuk menyampaikan pesan kepada orang lain secara efektif.

Secara etimologis, kata efektif (effective) sering diartikan dengan mencapai hasil yang diinginkan (producing desired result), dan menyenangkan (having a pleasing effect).

Saat berkomunikasi dengan orang lain, kita sering fokus pada apa yang harus kita katakan. Namun, komunikasi yang efektif bukanlah tentang berbicara dan lebih banyak tentang mendengarkan!

Pengertian Komunikasi Efektif

Komunikasi efektif adalah komunikasi yang berhasil mencapai tujuan, mengesankan, dan mampu menghasilkan perubahan sikap (attitude change) pada komunikan.

Komunikasi efektif juga berarti penyampaian pesan oleh penyampai pesan (komunikator) yang mudah dipahami dan berdampak pada penerima pesan (komunikan). 

Pesan dalam komunikasi antara lain informasi, ide/gagasan, dan pemikiran dengan tujuan memberikan informasi, pendidikan, atau hiburan.

Wikipedia mendefiniskan komunikasi efektif sebagai "pertukaran informasi, ide, perasaan yang menghasilkan perubahan sikap sehingga terjalin sebuah hubungan baik antara pemberi pesan dan penerima pesan." 

Pengukuran efektivitas dari suatu proses komunikasi dapat dilihat dari tercapainya tujuan si pengirim pesan.

Sedikitnya ada lima sasaran pokok dalam proses komunikasi. Jika kelima hal ini tercapai, sebuah komunikasi dapat dikatakan efektif.
  1. Membuat komunikan atau audiens mendengarkan apa yang kita katakan (atau melihat apa yang kita tunjukkan kepada mereka).
  2. Membuat audiens memahami apa yang mereka dengar atau lihat.
  3. Membuat audiens menyetujui apa yang telah mereka dengar (atau tidak menyetujui apa yang kita katakan, tetapi dengan pemahaman yang benar).
  4. Membuat audiens mengambil tindakan yang sesuai dengan maksud kita dan maksud kita bisa mereka terima.
  5. Memperoleh respons atau umpan (feedback) balik dari audiens.

Faktor Komunikasi Efektif

Faktor komunikasi efektif meliputi lima hal berikut ini:
  1. Kejelasan (Clarity) --kejelasan pesan yang disampaikan.
  2. Ketepatan (Accuracy) --kebenaran informasi yang disampaikan.
  3. Konteks (Context) –dalam hal ini gaya bicara dan pesan disampaikan dalam situas yang tepat.
  4. Alur (Flow) –urutan pesan atau sistematika penyampaian.
  5. Budaya (Culture) –sesuai dengan bahasa, gaya bicara, dan norma-etika yang berlaku.
Faktor lain yang menentukan komunikasi efektif, antara lain:
  1. Kepercayaan komunikan terhadap komunikator.
  2. Keterampilan komunikasi komunikator .
  3. Daya tarik pesan.
  4. Kesesuaian isi pesan dengan kebutuhan komunikan.
  5. Kemampuan komunikan dalam menafsirkan pesan (decoding).
  6. Setting komunikasi kondusif atau nyaman dan menyenangkan.

Tips Komunikasi Efektif: REACH

Tips  komunikasi efektif formula REACH ini sangat populer. Rumus ini antara lain dikemukakan Prijosaksono dkk. dalam buku Make Yourself A Leader (2000).

Ada lima indikator atau Lima Hukum Komunikasi Yang Efektif (The 5 Inevitable Laes of Effective Communication) yang diringkas menjadi REACH --singkatan dari Respect, Empathy, Audible, Clarity, Humble.

1. Respect 

Respect artinya rasa hormat. Komunikasi akan efektif jika dilakukan dengan menghargai komunikan atau audiens.

2. Empathy 

Empathy (empati) artinya menempatkan diri kita pada situasi atau kondisi yang dihadapi oleh orang lain.

Empati adalah kemampuan kita untuk menempatkan diri kita pada situasi atau kondisi yang dihadapi oleh orang lain. Kita harus mendengarkan atau mengerti terlebih dulu sebelum didengarkan atau dimengerti oleh orang lain. 

Komunikasi dengan cara ini disebut dengan komunikasi empatik. Dengan memahami dan mendengar orang lain terlebih dahulu, kita dapat membangun keterbukaan dan kepercayaan yang kita perlukan dalam membangun kerjasama atau sinergi dengan orang lain. 

Sikap empati akan  memampukan kita untuk dapat menyampaikan pesan dengan cara dan sikap yang akan memudahkan penerima pesan menerimanya.

3. Audible 

Audible artinya dapat atau mudah didengarkan sehingga mudah diterima dan  dimengerti dengan baik. Ini terkait gaya bicara, teknik vokal, serta alat bantu audio seperti mikrofon dan speaker.

4. Clarity

Clarity artinya kejelasan pesan, tidak menimbulkan multiinterpretasi, kesalahpahaman (misunderstanding), dan persepsi yang keliru (mispersepsi).

Clarity juga dapat diartikan sebagai keterbukaan dan transparansi. Dalam berkomunikasi kita perlu mengembangkan sikap terbuka (tidak ada yang ditutupi atau disembunyikan), sehingga dapat menimbulkan rasa percaya (trust) dari penerima pesan atau anggota tim kita. 

5. Humble 

Humble artinya rendah hati, mau menghargai, mendengar, menerima kritik, tidak sombong.

Humble terkait dengan hukum komunikasi efektif yang pertama (respek), yaitu membangun rasa menghargai orang yang diberi pesan. 

Sikap rendah hati dapat dikatakan sebagai bentuk penghargaan komunikator terhadap komunikan sebagai penerima pesan.

Untuk melakukan komunikasi efektif, hal-hal berikut ini harus mendapatkan perhatian:
  1. Menguasai pesan/materi.
  2. Mengenali karakter komunikan/audiens.
  3. Kontak Mata (Eye Contact)
  4. Ekspresi Wajah.
  5. Postur/Gerak Tubuh
  6. Busana yang sesuai dengan suasana.

Teknik Vokal dalam Komunikasi Efektif

Secara tekniks, untuk mencapai komunikasi efektif, secara verbal komunikasi “memainkan” teknik vokal, yaitu mengeluarkan suara terbaik sehingga audible dan jelas.

Teknik vokal dalam komunikasi meliputi hal-hal berikut ini:
  1. Speed/tempo --kecepatan bicara; variatif, jangan terlalu cepat jangan pula terlalu lambat.
  2. Volume --tinggi-rendah nada bicara, disesuaikan dengan karakter dan jumlah audiens.
  3. Aksentuasi –penekanan (stressing) pada kata-kata tertentu.
  4. Artikulasi –kejelasan kata demi kata yang diucapkan.
  5. Projection --memproyeksikan (mengarahkan) suara sampai ke bagian paling belakang ruangan tanpa harus berteriak.
  6. Pronounciation (Pelafalan) –pelafalan kata demi kata secara jelas dan benar.
  7. Repetition (pengulangan) --untuk mengulangi kata-kata penting dengan irama yang berbeda.
  8. Hindari gumaman (Intruding Sound) terlalu sering.
  9. Ringkas, namun jelas. Jangan bertele-tele.
Secara non-verbal, komunikasi efektif dapat dibangun dengan gestur (gerakan tubuh), cara berpakaian sesuaikan dengan acara atau suasana, dan ekspresi wajah.

Hasil survei Mechribian & Ferris menunjukkan, dalam komunikasi verbal, keberhasilan menyampaikan informasi:
  1. 55% ditentukan oleh bahasa tubuh (body language), postur, isyarat, dan dan kontak mata.
  2. 38 % ditentukan oleh nada suara.
  3. 7 % saja ditentukan oleh kata-kata.
Pengertian dan Tips Komunikasi Efektif

Data di atas menunjukkan, aspek non-verbal memainkan peran terbesar dalam sebuah komunikasi sekaligus penentu efektivitas komunikas.

Dengan demikian, komunikasi efektif itu menyangkut isi dan cara, APA yang dikatakan dan BAGAIMANA mengatakannya. Pesan harus dikemas dengan baik, demikian juga cara menyampaikannya.*

Teknik Menulis Berita

0 Follow @romel_tea

ANDA pemula dalam penulisan berita? Bingung bagaimana cara menulis berita? Ini dia cara, tips, atau teknik menulis berita untuk pemula.

Teknik Menulis Berita

Ulasan ringkas dan praktis tentang cara membuat berita ini akan dimulai dari pengertian berita. Diakhiri dengan panduan teknis menulis berita standar dalam jurnalistik, yaitu menulis berita lempang atau berita langsung (straight news)

Pengertian Berita

Berita (news) adalah laporan peristiwa aktual. Ada kejadian, acara, insiden, pelantikan, atau kegiatan apa pun, lalu diinformasikan kepada publik. Itulah berita.

Laporan peristiwa ini harus "apa adanya". Hanya berisi laporan atau informasi data dan fakta kejadian, meliputi apa, siapa, kapan, di mana, kenapa, dan bagaimana --akan dibahas di subjudul Unsur Berita. 

Ada banyak definisi atau pengertian berita yang dirumuskan para ahli, praktisi, dan akademisi. Namun, intinya berita adalah informasi tentang peristiwa terbaru (recent events) atau kejadian terkini (current affairs).

Secara bahasa, Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mengartikan berita sebagai laporan; kabar; cerita atau keterangan mengenai kejadian atau peristiwa yang hangat.

Dalam buku Here’s the News yang dihimpun oleh Paul De Maeseneer, berita didefinisikan sebagai informasi baru tentang kejadian yang baru, penting, dan bermakna (signifikan) yang berpengaruh pada para pendengarnya serta relevan dan layak dinikmati oleh mereka.

Dalam literatur jurnalistik, kita menemukan beberapa prinsip atau pedoman umum dalam menulis berita: 
  1. Faktual -- peristiwa yang diberitakan benar-benar terjadi, tidak fiktif, ada data dan faktanya.
  2. Isi berita bukan opini, pendapat, atau gagasan penulis berita (wartawan). Kode etik jurnalistik menegaskan "tidak mencampurkan fakta dan opini". 
  3. Aktual -- kejadian yang diberitatakan masih segar, hangat, baru terjadi, kejadian hari ini, bukan kejadian lampau. 
  4. Objektif -- dalam pengertian sesuai keadaan yang terjadi, tanpa ada pengaruh pendapat pribadi. 
  5. Unsur berita -- isi atau naskah berita memuat unsur 5W+1H (what, where, when, who, why, dan how) atau apa, di mana, kapan, siapa, kenapa, dan bagaimana.

Berita sebagai Karya Jurnalistik

Berita adalah produk utama jurnalistik atau jurnalisme. Produk lainnya adalah feature (karangan khas) dan artikel.

Jurnalistik adalah proses, aktivitas, dan teknik mengumpulkan (data/fakta peristiwa), menulis, menyunting, dan mempublikasikannya melalui media massa, baik media cetak, media elektronik, maupun media online (media siber/situs berita).

Jurnalisme atau jurnalistik dipahami sebagai kegiatan menghimpun berita, mencari fakta, dan melaporkan peristiwa.

"Memberitakan" atau melaporkan peristiwa adalah tugas utama jurnalis (wartawan), khususnya reporter, koresponden, atau kontributor.

Selain berupa teks (naskah/tulisan), berita juga bisa dibuat dalam format audio, video, dan grafis (infografis).

Di era media online, berita tidak harus berupa teks (tulisan), tapi juga bisa berupa gambar (foto), audio, dan video. Wartawan bisa memutuskan format mana yang lebih cocok untuk melaporkan peristiwa yang diliputnya.

Namun, apa pun format yang dipilih, teks (tulisan) selalu diperlukan. Gambar atau foto memerlukan caption (keterangan gambar/foto). Video juga memerlukan judul dan deskripsi. 

Dalam jurnalistik dikenal banyak jenis berita, di antaranya berita langsung (straight news), berita ringan (soft news), berita opini (opinion news), dan berita investigasi (investigative news). 

Dalam postingan ini kita fokus ke berita langsung yang biasa mendominasi halaman depan sebuah media, termasuk situs berita (media siber).

Nilai Berita

Berita adalah laporan peristiwa. Namun, tidak semua peristiwa layak diberitakan (fit to print, fit to post, fit to broadcast).

Sebuah peristiwa atau kejadian layak diberitakan atau memenuhi standar untuk dilaporkan kepada publik melalui media masaa jika memenuhi salah satu nilai berita (news value) sebagai berikut:

1. Magnitude, pengaruh

Nilai berita magnitude artinya seberapa luas pengaruh suatu peristiwa bagi publik atau masyarakat luas. Contoh: kenaikan harga BBM. Luasnya pengaruh suatu berita bagi masyarakat menentukan apakah berita bernilai atau tidak.

2. Significance, penting

Nilai berita significance artinya menyangkut kepentingan (importance) orang banyak. Seberapa penting arti suatu peristiwa bagi publik atau apakah peristiwa itu penting diketahui masyarakat. Contoh: wabah penyakit, kenaikan harga sembako.

3.  Timeliness, aktualitas.

Nilai berita timeliness disebut juga actuality, immediacy, dan newnews yang artinya kebaruan, yakni baru saja terjadi. Contohnya, peristiwa akan dan sedang berlangsung, sudah terjadi semenit, sejam, atau maksimal sehari yang lalu.

Kebaruan adalah sesuatu yang terbaru. Presiden yang baru dilantik, walikota yng baru diangkat, artis yang baru melahirkan, pejabat yang baru masuk penjara, semua itu merupakan peristiwa bernilai berita.

Semakin aktual sebuah berita, semakin tinggi pula nilai berita tersebut. Terdapat tiga kategori aktual:
  1. Aktual kalender – contoh peringatan hari besar nasional.
  2. Aktual waktu – contoh quick count hasil pemilihan.
  3. Aktual masalah — contoh kasus pembunuhan yang belum terungkap.

4. Proximity, kedekatan

Nilai berita kedekatan yaitu kedekatan peristiwa terhadap khalayak secara geografis, psikologis, dan ideologis.
  • Geografis – lokasi kejadian.
  • Psikologis – keterikatan budaya (kultural), pikiran, perasaan, kesukaan, atau kejiwaan seseorang dengan suatu objek peristiwa atau berita.
  • Ideologis – kedekatan keyakinan, sama-sama Muslim misalnya.

5. Prominence, ketokohan

Peristiwa yang melibatkan public figure, artis, pejabat, atau idola masyarakat selalu menarik. Semakin terkenal sesorang, maka beritanya akan semakin bernilai.

6. Impact, dampak 

Semakna dengan nilai berita nomor 1 dan 2. Seberapa besar dampak suatu kejadian; seberapa banyak orang yang terkena dampak, seberapa luas, seberapa lama pula dampak tersebut dirasakan.

Semakin besar dampak dari suatu peristiwa, maka akan semakin tinggi pula nilai beritanya, misalnya banjir, terorisme, atau kejadian berdampak luas lainnya.

7. Conflict, konflik

Peristiwa ketegangan, perang, kericuhan, selalu menarik, termasuk konflik antara artis atau politisi dan konflik antarnegara.

8. Human Interest

Peristiwa yang menyentuh perasaan kemanusiaan (human touch), misalnya perbudakan dan penganiayaan, perjuangan bangsa yang masih dijajah (Palestina), atau peritsiwa apa pun yang dapat menimbulkan efek emosi dan menimbilkan simpati.

9. Unusualness, keanehan

Disebut juga oddity, uniqueness. Keluarbiasaan, keunikan, ketidaklaziman, ketidakumumam.

Hal yang unik, tidak lazim, aneh, tidak biasa. Manusia cenderung ingin tahu tentang segala hal yang unik dan aneh. Hal-hal yang belum pernah atau tak bias ditemui dalam kehidupan sehari-hari dan menarik perhatian.

Anjing menggigit orang itu biasa, tapi orang menggigit anjing itu luar biasa alias aneh. Seorang wanita melahirkan bayi kembar lima juga unik.

10. Sex, seks

Ada ungkapan, semua tulisan/berita membosankan, kecuali tentang seks. Peristiwa seksual selalu menarik karena menyangkut salah satu kebutuhan dasar dan fitrah manusia. Contohnya perkosaan, perselingkuhan, prostitusi, pelecehan, dan tindakan asusila lainnya.

Selain ke-10 nilai berita di atas, ada juga istilah-istilah nilai berita lain yang artinya senada dengan nilai-nilai berita di atas.
  • Suprising (kejutan): peristiwa yang mengejutkan, tidak disangka–sangka.
  • Suspense (ketegangan): konflik
  • Sympathy (simpati): menimbulkan simpati
  • Immediacy (kesegeraan): aktual
  • Consequence (konsekuensi): dampak, akibat, pengaruh
  • Trend: viral, trending
  • Humor: hal lucu.

Unsur Berita: 5W1H

Unsur artinya bagian atau elemen. Unsur berita adalah bagian-bagian informasi yang ada dalam sebuah berita beruta fakta atau data.

Sebuah berita, terutama berita lempang (straight news), menyajikan informasi atau data yang terangkum dalam unsur berita 5W+1H.
  1. Who (siapa)
  2. What (apa)
  3. Where (di mana)
  4. When (kapan)
  5. Why (kenapa)
  6. How (bagaimana).
Contoh Unsur Berita 5W1H

Pemerintah (WHO) melarang mudik lebaran 2021 pada 6-17 Mei 2021 (WHAT). Keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan risiko penularan Covid-19. (WHY)

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengatakan angka penularan dan kematian Covid-19 masih tinggi terutama pasca libur panjang.

"Cuti bersama idul fitri satu hari ada, tapi enggak boleh ada aktivitas mudik. Pemberian bansos akan diberikan," kata Muhadjir di Jakarta (WHERE), Jumat (26/3). (WHEN)

Naskah berita umumnya diawali dengan unsur WHO dan WHAT. Unsur berita lainnya, khususnya WHY dan HOW, ada dalam tubuh atau isi berita.

Unsur WHY sering juga dimuncul di awal kalimat, seperti “Untuk mengurangi pengangguran (WHY), pemerintah (WHO) menggulirkan program pelatihan wirausaha (WHAT).

Unsur Berita 5W1H

Teknik Reportase

Sebelum membuat berita, wartawan harus mengumpulkan bahannya lebih dahulu yang terangkum dalam unsur berita 5W1H.

Pengumpulan bahan berita (news gathering) ini disebut reportase. Teknik reportase terdiri dari tiga:

1. Observasi

Observasi yaitu pengamatan langsung ke tempat kejadian atau lokasi peristiwa. Wartawan datang ke lokasi acara atau peristiwa, melihat langsung data dan faktanya, lalu mencatatnya untuk nanti dilaporkan atau diberitakan.

2. Wawancara

Wawancara --dalam hal ini wawancara berita (news interview) atau wawancara jurnalistik-- yaitu bertanya untuk mendapatkan informasi. 

Aktivitas jurnalistik atau reportase, termasuk observasi, hampir selalu melibatkan wawancara. Jurnalis atau wartawan memerlukan informasi tambahan kepada narasumber (pelaku, korban, saksi, dll.), misalnya tentang waktu kejadian, motif, tujuan kegiatan, dsb.

3. Riset data.

Riset data  --disebut juga studi literatur atau studi pustaka-- yaitu reportase berupa mencari fakta/data melalui arsip berita, buku sejarah, referensi, atau dokumentasi tentang suatu masalah atau peristiwa.

Wartawan memerlukan data akurat tentang nama, tanggal, istilah, dll. Di era digital, reportase riset data juga bisa dilakukan secara online, yaitu dengan membuka website dan media sosial.

Bahasa Jurnalistik

Bahasa jurnalistik adalah gaya bahasa khas wartawan dalam menulis berita. 

Disebut juga bahasa pers, bahasa media, atau bahasa surat kabar (newspaper language), karakteristik utama bahasa jurnalistik adalah:
  1. Ringkas, hemat kata
  2. Lugas
  3. Langsung ke pokok (to the point) atau tidak bertele-tele
  4. Sederhana (mudah dipahami)
  5. Menggunakan kata-kata yang umum digunakan
  6. Menghindari kata-kata klise dan mubazir.
Baca Selengkapnya: Bahasa Jurnalistik

Struktur Berita

Struktur berita terdiri dari 
  1. Judul (head)
  2. Teras (lead)
  3. Isi (Body)
Judul berita hendaknya berupa kalimat aktif, ringkas, dan menggambarkan isi berita. Teras yaitu alinea pertama isi berita. 

Isi berita berupa detail atau rincian peristiwa. Di bagian ini pula kutipan langsung disajikan. Kutipan berfungsi memperkuat atau memperjelas informasi yang disajikan.

Dalam menulis berita, khususnya teras, dikenal formula piramida terbalik, yaitu menyajikan informasi yang paling penting di bagian awal -- beberapa paragraf awal. Bagian yang dianggap kurang penting pada bagian akhir berita. 

Di media online atau situs berita, struktur berita secara lengkap terdiri dari:
  1. Head Line 
  2. By Line
  3. Date Line
  4. Place Line
  5. Lead
  6. Body
Perhatikan screenshot naskah berita berikut ini. Dari contoh ini juga kita bisa mempelajari penulisan judul, teras, dan tubuh berita.

Struktur Berita

Teknis Menulis Berita

Cara menulis berita ini mengacu pada struktur berita, yaitu penulisan judul, teras, dan isi berita.

1. Menulis Judul Berita

Judul berita adalah bagian teratas naskah berita dengan ukuran huruf (font) yang umumnya paling besar dalam naskah berita.

Judul berita hendaknya berupa kalimat aktif, ringkas, dan menggambarkan isi. Cara termudah menulis judul adalah mengawalinya dengan unsur Who (Siapa).

Contoh judul berita:

  • Polri Resmi Berlakukan Tilang Elektronik Mulai 23 April
  • Pelindo III targetkan Terminal Multipurpose Labuan Bajo rampung April
  • Jepang pertimbangkan pangkas jumlah pengunjung resmi Olimpiade
  • Menteri Trenggono sosialisasikan inovasi KKP aplikasi Laut Nusantara
  • AS akan keluarkan usul langgengkan program bagi imigram "Pemimpi"
  • Inggris dekati kesepakatan vaksin dengan Uni Eropa
Contoh judul berita di atas --dari laman antaranews.com-- semuanya diawali dengan unsur Who. Untuk pemula, awali judul berita dengan unsur Siapa (pelaku, saksi, korban, nama orang, nama lembaga).

2. Menulis Teras Berita

Teras berita adalah alinea pertama atau bagian awal naskah berita setelah judul. Cara menulis teras paling mudah adalah seperti menulis judul, yakni memulainya dengan menuliskan unsur Who (Siapa).

Contoh teras berita:

  • Polri akan mulai memberlakukan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) mulai 23 April 2021. Hal ini dilakukan demi mewujudkan penegakan hukum yang tegas dan transparan.
  • Inggris hampir mencapai kesepakatan vaksin dengan Uni Eropa (EU) pada akhir pekan ini yang akan menghapus ancaman blok tersebut untuk menghentikan pasokan, The Times melaporkan pada Sabtu.
Cara termudah menulis teras berita adalah dengan menggunakan rumus berikut ini:
  • WHO WHAT WHERE WHEN WHY HOW
  • Siapa Apa Di mana Kapan Kenapa Bagaimana
Biasanya, teras berita hanya memuat unsur WHO, WHAT, WHEN, dan WHERE. Unsur WHEN (waktu kejadian) cukup ditulis nama hari dan tanggal --tanpa didahului dengan kata-kata pada hari atau pada tanggal.

Pilih salah satu format waktu berikut ini dalam naskah berita Anda:
  • Sabtu, 27 Maret 2021
  • Sabtu (27/3/2021)
  • Sabtu (27/3)

3. Menulis Isi Berita

Isi berita (news body) merupakan informasi lanjutan, detail, atau rincian dari fakta atau data yang sudah disampaikan dalam judul dan teras berita.

Biasanya, isi berita berisi unsur WHY dan HOW yang memberikan penjelasan tentang latar belakang, motif, penyebab kejadia, dan kronologi peristiwa.

Jika Anda sudah menulis judul dan teras, maka bagian isi ini akan mudah dituliskan.

Bagaimana? Siap menulis berita? Semoga panduan teknik menulis berita di atas bermanfaat bagi Anda yang belajar menulis berita. Wasalam.*


Review on IObit’s Brand-New Product - iFun Screen Recorder Review

0 Follow @romel_tea
iFun Screen Recorder is a brand-new product from the well-known brand IObit. It is a PC screen recording program that you can use it to capture your activities on-your PC’s screen. 

With this screen recorder software you can record online class sessions, tutorials on PC tweaks, your gameplay if you are a gamer, and many more activities happened on your computer screen.

Review on IObit’s Brand-New Product - iFun Screen Recorder Review

In this article, I will give you a deeper look into this screen recorder and tell you the reason why you should download it to try it.

Downloading the Software

This software is free for downloading. You should download it to enjoy all the useful features of this software. 

Downloading iFun Screen Recorder is an effortless process. Just visit the official website to get it. Additionally, this recorder is lightweight as it won’t take much of your device’s valuable storage space.

Highlighted below are the key features of this screen recorder.

Free for use

The best part of this screen recorder is that it is a free screen recorder, as such; you do not need to pay to download or use it. You can use it to complete your screen recording for free of charge.

Downloading the Software

Versatility

Another attribute that you must love iFun Screen Recorder is its versatility. It can record audio from both microphone and speaker. It also supports adding webcam overlay to the recorded screen. What’s more, you can add mouse click effects like clicking animations to the screen.

iFun Screen Recorder is compatible with both newer and older Windows operating system versions. It works well on Windows Vista, 7, 8, 8.1 and 10.

Last but not least, iFun Screen Recorder can save the captured screens in various formats. Among these many options you have are MP4, AVI, FLV, MKV, MOV, TS, GIF, and so on.

The Online Recorder

It has an online version in case you don’t want to download and install it. You can get the online screen recorder on IObit’s website. It works as well too, just like the downloadable version, though it comes short in some aspects. 

For the online recorder, you can only save the videos in WebM format. Despite the minor shortcomings, it is still a reliable recorder and it is a good choice if you just need screen recording once or occasionally or for light screen recording need or if you do not have sufficient storage space on your device to install it.

User-friendly Features

You will find out that iFun Screen Recorder is very user friendly if you look at its user interface and its functionality. 

You will know how to capture screen with iFun Screen Recorder without reading the long user manual, which may be a must-have process in some other applications. 

Even if you are a novice, you can quickly and easily learn how record the activities on your screen.

iFun Screen Recorder give you the option to record any part of the screen. There are 6 options to let you choose from: 
  1. Full screen 
  2. Select window
  3. Select region
  4. Fixed ratio (4:3)
  5. Fixed ratio (16:9)
  6. Recently Used. 
What’s more, unlike many other screen recorders, the videos recorded via iFun Screen Recorder do not have a watermark.

When to Use It

You can configure this screen recorder’s settings to meet your different needs. 

You can use this tool to record your gameplay if you are a gamer, to record your online classes if you are a teacher, to record your how-to tutorials if you are a tech blogger. 

It is an excellent screen recorder. You can use it to record screen for more purposes.

Review on IObit’s Brand-New Product - iFun Screen Recorder Review

Summary

iFun Screen Recorder is one of the best free online screen recorder for Windows users. This review introduced the most features about it and show you how powerful it is. 

But, once you use it, you will know how great it is. It is very easy-to-use and compatible with almost all Window operating system versions. Get it and start to record your own screen now.*

Review dan harga Suzuki APV Arena terkini 2021

0 Follow @romel_tea
Review dan harga Suzuki APV Arena terkini 2021


Hadirnya mobil Suzuki APV Arena ini di dunia otomotif membuat persaingan kendaraan MPV semakin meningkat. Hal ini dikarenakan APV kali ini telah dihadirkan dengan sejuta fitur yang menarik didalamnya.

Spesifikasi Suzuki APV Arena

Di bawah ini adalah ulasan singkat tentang spesifikasi mobil APV Arena dilihat dari desain, mesin, dan fitur pendukungnya, antara lain:

Desain & Dimensi Suzuki APV Arena

Mobil ini memiliki desain yang sangat elegan. Ukuran dimensinya juga pas untuk memenuhi kebutuhan sebagai mobil keluarga. Yaitu 4.225 mm x 1.655 mm x 1.855 mm. Sedangkan kapasitas penumpangnya bisa menampung hingga 8 orang sekaligus. 

Demi mendukung kenyamanan dalam berkendara, maka di dalamnya terpasang AC roof compartment berteknologi double blower.

Dapur Pacu Suzuki APV Arena

Di bagian mesinnya menggunakan tipe G15A berkapasitas sebesar 1.500 CC. Sehingga mobil MPV ini bisa menghasilkan tenaga sampai dengan 105 PS dalam putaran 6.000 rpm. 

Menariknya lagi adalah karena didalamnya tersemat teknologi Multipoint Injection, sehingga konsumsi bensinnya sangat irit.

Suspensi Suzuki APV Arena

Dengan ukuran dimensi yang cukup besar. hal ini membuat suspensinya lebih diperhatikan. Maka dari itu mobil ini dilengkapi dengan suspensi MacPherson dan juga 3 Link Rigid Axle dengan coil springs. Sehingga mampu meredam getaran akibat dari jalanan bergelombang dengan baik.

Fitur Keselamatan Suzuki APV Arena

Berlanjut pada teknologi keselamatannya, maka mobil ini sudah dilengkapi dengan sistem yang sangat lengkap. Karena sudah tersedia kerangka TECT yang membuatnya ampuh dalam meredam getaran terhadap benturan dengan baik.

Selain itu, ada juga side impact beams yang membuat engsel pintunya tidak akan terkunci ketika terjadi benturan. Tidak hanya itu saja, mobil ini juga dilengkapi dengan seat belt ELR yang membuat pengemudi lebih aman dari benturan keras.

Daftar Harga APV Arena 2021

Di bawah ini adalah daftar harga Suzuki APV Arena 2021 terkini yang di kutip dari situs otomotif otoloka.id berdasarkan varian berikut:
  • Suzuki APV Arena Blind Van 1.5 MT Harga Rp160.5 Juta
  • Suzuki APV Arena APV GA MT Harga Rp192 Juta
  • Suzuki APV Arena APV GL MT Harga Rp199.5 Juta
  • Suzuki APV Arena APV GX MT Harga Rp212.5 Juta
  • Suzuki APV Arena APV SGX MT Harga Rp215 Juta
  • Suzuki APV Arena APV New Luxury SGX LUX2 R15 - MT Harga Rp234 Juta
  • Suzuki APV Arena APV New Luxury SGX LUX2 R17 - MT Harga Rp238 Juta
Harga Suzuki APV Arena diatas bisa berubah sewaktu-waktu karena merupakan harga OTR di area Jakarta sekitarnya. 

Melihat banyaknya pilihan tipe yang tersedia, tentunya ini sangat membantu pengguna untuk menentukan pilihan mobil Suzuki APV Arena berdasarkan budget dan kebutuhannya.*