Menulis

Tingkatan Informasi & Pengertian Rumor, Gosip, Isu, dan Berita

Posted by Romel Tea ● Follow @romeltea ● Like Romeltea Media on Facebook

Tingkatan Informasi & Pengertian Rumor, Gosip, Isu, dan Berita.

SILAKAN
Anda Googling dengan kata kunci "united transfer" --kata kunci yang nyaris tiap hari saya masukkan ke mesin telusur. Hasilnya, antara lain, seperti gambar berikut ini:


rumor transfer

Tiap kali menjelang pembukaan jendela atau bursa transfer pemain sepakbola, rumor transfer menjadi menu wajib situs-situs berita sepakbola. Untuk rumor transger Liga Inggris, nyaris semua situs berita di sana gencar menyebarkan rumor transfer.

Laman Mirror, Metro, Telegraph, dan sebagainya menjadi rujukan situs-situs berita di Indonesia untuk turut menyebarkan rumor, gosip, isu, dan berita transfer pemain. "United Transfer" termasuk paling laku. Secara, Manchester United merupakan klub terpopuler di dunia dengan 61 juta lebih likers di fanspage-nya.

Rumor, gosip, isu, dan berita transfer hanya ada di media-media online. Informasi resminya hanya dimuat di situs resmi setelah terjadi tanda tangan kontrak.

Sering banget, rumornya seorang pemain akan pindah ke United, misalnya Pedro (Barcelona), yang pemberitaan gencarnya akan pindah ke MU. Nyatanya, ia pindah ke Chelsea.


Rumor, gosip, dan isu bukan hanya terjadi di dunia sepakbola menjelang musim transfer, tapi lebih sering terjadi di dunia hiburan. Infotainment atau "kabar selebritas" nyaris tiap hari dipenuhi rumor atau gosip.

Pengertian Rumor, Gosip, Isu, dan Berita

Apa pengertian dan perbedaan rumor, gosip, isu, dan berita? Secara bahasa, kita lihat definisi keempat istilah itu menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sebagai berikut:
  • Rumor = gunjingan. Gunjing = umpat; fitnah; 
  • Gosip = obrolan tentang orang-orang lain; cerita negatif tentang seseorang; pergunjingan.
  • Isu = masalah yang dikedepankan; kabar yang tidak jelas asal-usulnya dan tidak terjamin kebenarannya; kabar angin; desas-desus; 
  • Berita = cerita atau keterangan mengenai kejadian atau peristiwa yang hangat; kabar; laporan; pemberitahuan; pengumuman;
Bingung ya? Ringkasnya, rumor, gosip, dan isu adalah informasi yang belum jelas kebenarannya atau belum dikonfirmasi oleh para pihak. Bisa jadi, rumor, gosip, atau isu itu buatan atau "sensasi" wartawan sendiri.

Rumor sering disebut pula sebagai "kabar burung" alias hanya kicau burung bernyanyi tanda buana membuka hari --eh, jadi inget lagu Sabda Alam.
Jika kita baca rumor transfer, misalnya, hampir semuanya "kata wartawan", tidak ada kutipan wawancara atau pernyataan narasumber. Kalaupun ada, isinya sama... mengatakan rumor juga, bukan konfirmasi, bantahan ataupun pembenaran.

Dari ensiklopedia bebas Wikipedia bahasa Indonesia, gosip atau desas-desus itu sama dengan rumor dalam bahasa Inggris. Gosip adalah selenting berita yang tersebar luas dan sekaligus menjadi rahasia umum di publik, tetapi kebenarannya diragukan atau merupakan berita negatif.

Tingkatan Informasi: Levels of Information

Dari ulasan ringkas tentang pengertian rumor, gosip, isu, dan berita di atas, maka kita dapat menyimpulkan adanya dua tingkatan informasi, yaitu:
  1. Berita
  2. Gosip, rumor, atau isu.
Gosip, rumor, dan isu adalah informasi yang bisa jadi benar, bisa jadi salah, atau asal-usulnya tidak jelas dan diragukan kebenarannya.

Berita adalah informasi yang sudah dijamin kebenarannya dengan adanya fakta/data keterangan atau konfirmasi dari para pihak (narasumber).

Dalam dunia jurnalistik, ukuran kebenaran adalah fakta (fact). Fakta itu bisa berupa peristiwa yang disaksikan langsung wartawan, bisa juga berupa pendapat, pandangan, atau opini (fact in idea) ataupun pernyataan (statement).

Namun, fakta juga harus diverifikasi dulu, dipastikan kebenarannya. Dalam dunia jurnalistik, ada kaidah "disiplin verifikasi", yakni cek-ricek atau konfirmasi. Tabayun kalau dalam bahasa agama (Islam).

Jika disiplin verifikasi ini diabaikan wartawan sebelum menulis berita, maka... ya sama saja... jadi rumor, gosip, atau isu belaka. Makanya, karena kerap mengabaikan disiplin verifikasi, kredibilitas situs berita atau media online pun rendah. (Baca: Abaikan Verifikasi, Kredibilitas Media Online Rendah). Wasalam. (www.romelteamedia.com).*

Author:

I am a Blogger, Media Practisioner, and Practical Communication Trainer. I share my own knowledges, experiences, and skills about practical communication - writing, speaking, blogging - and my hobbies and concerns. Visit my official website Romeltea.

Previous
« Prev Post
1 Komentar untuk "Tingkatan Informasi & Pengertian Rumor, Gosip, Isu, dan Berita"

Dan.... Pedro pun menyesal karena pindah ke Chelsea. Berhubung klub chelsea (islan) sedang terpuruk di tengah papan klasemen sementara hohoho...

You comment, I'll visit back your blog. If you have one. Komentar SPAM dan LINK AKTIF tidak akan muncul.