Menulis

Selamat Datang Petahana, Selamat Tinggal Incumbent!

Posted by Romel Tea ● Follow @romeltea ● Like Romeltea Media on Facebook

Selamat Datang Petahana, Selamat Tinggal Incumbent!
Pengertian Petahana -- Terjemahan Incumbent (Inggris) dalam Bahasa Indonesia.

SAAT ini kita sulit menemukan istilah incumbent dalam berita media karena istilah itu sudah digantikan dengan istilah petahana. Maka, selamat datang petahana, selamat tinggal incumbent!

Istilah petahana mungkin muncul tiap hari di media, terutama televisi, saat memberitakan isu seputar Pilkada DKI Jakarta.

Pengertian Petahana
Petahana (bahasa Inggris: incumbent), berasal dari kata "tahana", yang berarti kedudukan, kebesaran, atau kemuliaan dalam politik.

Kata "petahana" belum masuk dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) hingga edisi IV terbitan 2008.

Di laman KBBI Daring versi Pusat Bahasa Depdiknas RI, tidak ada kata petahana. Yang ada kata "tahana" yang bermakna "kedudukan, martabat (kebesaran, kemuliaan, dan sebagainya)". Dalam kata kerja, maka muncul kata "bertahana" yang memiliki arti "bersemayam; duduk".

Kata petahana baru ditemukan di KBBI Daring versi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud RI: pe.ta.ha.na n pemegang suatu jabatan politik tertentu (yang sedang atau masih menjabat).

Petahana adalah istilah atau sebutan bagi pemegang suatu jabatan politik yang sedang menjabat dan menjadi calon untuk posisi yang sama di periode berikutnya.

Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok adalah petahana pada Pilkada DKI Jakarta karena dialah gubernur yang sedang menjabat saat pemilihan gubernur periode berikutnya digelar.

Petahana bukan istilah baru, tapi istilah lama yang baru populer tahun ini (2016). Kata petahana pertama kali diperkenalkan oleh Salomo Simanungkalit pada 6 Februari 2009 sebagai padanan kata incumbent saat Pemilu Presiden.

Alasan kata petahana dibutuhkan pada waktu itu adalah karena sebelumnya presiden (Soeharto) tidak memiliki penantang. Karena itu, tidak ada kebutuhan untuk kata "petahana" dalam konteks pemilihan presiden.

Salomo memprediksi munculnya kata "inkamben" sebagai transkripsi istilah incumbent dalam bahasa Inggris. Sebelum hal tersebut terjadi, ia berusaha mencari dan mempopulerkan padanannya di dalam bahasa Indonesia, yakni petahana. (Wikipedia)

Mayoritas media jarang yang menggunakan istilah "petahana" sebagai padanan istilah bahasa Inggris "incumbent".

Baru tahun ini, seiring ekspos Pilkada DKI Jakarta plus popularitas kasus "Calon Gubernur Petahana", istilah petahana begitu populer.

Bahkan, bagi sebagian Facebooker, petahana identik dengan Ahok. Ketika sebuah media online membuat judul berita "850 Tokoh Islam Deklarasikan Dukungan untuk Petahana" dan di-share di Fans Page-nya, banyak --bahkan kebanyakan-- komentar terkait Pilkada DKI, padahal yang dimaksud adalah Calon Wali Kota Petahana Tasikmalaya!

Hihiyyy.... lucunya para Facebooker yang langsung komen tanpa baca dulu beritanya!

Selamat Datang Petahana, Selamat Tinggal Incumbent! Wasalam. (www.romelteamedia.com).*

Author:

I am a Blogger, Media Practisioner, and Practical Communication Trainer. I share my own knowledges, experiences, and skills about practical communication - writing, speaking, blogging - and my hobbies and concerns. Visit my official website Romeltea.

Previous
« Prev Post
1 Komentar untuk "Selamat Datang Petahana, Selamat Tinggal Incumbent!"

"Kata petahana pertama kali diperkenalkan oleh Salomo Simanungkalit pada 6 Februari 2009 sebagai padanan kata incumbent saat Pemilu Presiden."

Bagaimana seseorang dapat mengusulkan sebuah kata baru dalam bahasa Indonesia? Apakah langsung digunakan dalam sebuah publikasi ilmiah atau harus melalui saringan tim tertentu?

You comment, I'll visit back your blog. If you have one. Komentar SPAM dan LINK AKTIF tidak akan muncul.