Keuntungan dan Kelemahan Menggunakan Energi Alternatif

Follow @romel_tea
Keuntungan dan Kelemahan Menggunakan Energi Alternatif


Energi alternatif adalah energi yang digunakan untuk menunjang penggunaan energi konvensional. Disebut sebagai energi alternatif karena menjadi energi cadangan untuk energi konvensional yang sudah ada. 

Namun, penggunaan energi alternatif ini juga memiliki keuntungan dan kelemahan. Bahasan kali ini akan menjelaskan keuntungan dan kelemahan pemanfaatan energi alternatif.

Apa Saja Keuntungan dan Kelemahan Energi Alternatif?

1. Energi yang Terbarukan

Keuntungan dari pemanfaatan energi alternatif yang pertama adalah tidak pernah habis karena termasuk ke dalam energi yang terbarukan. Sementara itu, energi fosil, batu bara, minyak bumi, dan energi konvensional lainnya akan habis dalam kurun waktu sekitar 100 tahun. Teknologi terbaru memang telah berhasil menunjukkan sumber energi fosil yang belum pernah ditemukan.

Akan tetapi, energi ini nantinya juga akan tetap habis ketika dipakai secara terus-menerus dan oleh banyak orang. Di sinilah peran penting energi alternatif yang terbarukan karena tidak akan pernah habis. Selama di bumi masih ada matahari yang bersinar, maka manusia dapat memanfaatkannya menggunakan solar panel.

Suhu matahari yang berubah juga akan memicu terjadinya angin, sehingga dapat dimanfaatkan untuk energi angin. Begitu pula dengan ketersediaan air di muka bumi yang berlimpah. Menjelaskan keuntungan dan kelemahan pemanfaatan energi alternatif tidak terlepas dari kehadirannya yang sangat penting untuk menunjang penggunaan energi.

2. Sumber Energi yang Gratis

Keuntungan lain pemanfaatan energi alternatif yaitu tidak membutuhkan biaya untuk membelinya karena dapat diperoleh secara gratis. Contohnya adalah sinar matahari yang dijadikan sumber energi untuk panel surya, anda tidak perlu membelinya karena sudah tersedia secara melimpah. Biaya yang dibutuhkan adalah biaya awal untuk instalasi dan persiapan.

Selebihnya energi alternatif ini bisa berjalan dengan sendirinya tanpa perlu mengeluarkan biaya pembelian ulang. Hal ini tentunya berbeda dengan harga batu bara atau minyak bumi yang cenderung selalu naik dan membutuhkan biaya untuk melakukan pembelian ulang. Oleh karena itu, ada beberapa orang yang memilih untuk memanfaatkan energi alternatif secara penuh.

3. Ramah Lingkungan

Bahasan yang menjelaskan keuntungan dan kelemahan pemanfaatan energi alternatif tentu tidak lepas dari keuntungan berupa ramah lingkungan. Penggunaan energi alternatif tidak menghasilkan gas yang berbahaya atau proses lainnya yang dapat merusak lingkungan. Pemanfaatan energi angin tidak menghasilkan polusi apa pun yang mempengaruhi lingkungan.

Begitu juga dengan pemanfaatan energi matahari dan energi air meskipun hasilnya tidak sebersih energi angin. Mereka semua tidak menghasilkan emisi karbon yang dikhawatirkan dapat menjadi penyebab utama rusaknya lingkungan di muka bumi. Berbeda dengan bahan bakar minyak yang menghasilkan banyak gas berbahaya dan bisa menyebabkan polusi udara.

4. Biaya Instalasi yang Tinggi

Setelah mengetahui tiga keuntungan menggunakan energi alternatif, kini saatnya mengetahui kelemahan dari pemanfaatan energi alternatif. Kelemahan pertama dari pemanfaatan energi alternatif adalah biaya instalasi awal yang tinggi. Misalnya ketika akan memanfaatkan energi alternatif air, maka harus dibuat bendungan terlebih dahulu.

Hal ini tentu saja membutuhkan biaya yang tidak sedikit dan banyak hal yang perlu dipersiapkan. Sama halnya dengan menjelaskan keuntungan dan kelemahan pemanfaatan energi alternatif matahari. Biaya pemasangan awal yang perlu dibayarkan memang cukup besar dan mahal untuk beberapa orang.

5. Sangat Bergantung kepada Lingkungan

Tidak dapat dipungkiri jika energi alternatif yang disediakan secara gratis oleh alam ini juga tentu sangat dipengaruhi oleh keadaan alam. Keberadaan mereka akan terus ada, hanya saja sering dipengaruhi kondisi alam yang sulit untuk diprediksi. Contohnya turbin angin tidak akan bisa berputar dan menghasilkan energi jika kecepatan angin sedang menurun.

Ketika kecepatan angin terlalu tinggi juga dapat menyebabkannya tidak dapat beroperasi. Pembangkit Listrik Tenaga Air juga akan terpengaruh ketika tiba musim kemarau, terlebih jika kemarau panjang. Energi matahari juga akan sulit untuk diperoleh ketika sering ada awan yang menghalangi, misalnya saat musim penghujan atau di daerah yang memiliki musim dingin.

6. Belum Efisien

Menjelaskan keuntungan dan kelemahan pemanfaatan energi alternatif tidak lepas dari kelemahannya yang satu ini, yaitu belum efisien. Sekalipun sumber energinya tersedia secara melimpah, namun energi alternatif ini masih belum bisa seefisien pemanfaatan energi konvensional. Hal ini juga didukung oleh teknologi yang belum bisa menyokong pemanfaatan energi alternatif.

Oleh sebab itu, penggunaan energi alternatif masih dijadikan sebagai cadangan atau energi penyeimbang dari penggunaan energi konvensional. 

Dengan begitu, penggunaan energi konvensional tidak akan sebanyak sebelumnya. Hal ini juga turut berkontribusi untuk menjaga kelestarian energi konvensional supaya dalam bertahan dalam waktu yang lebih lama lagi.

Energi alternatif memang memiliki beberapa keuntungan dan kelemahan yang patut untuk dipertimbangkan. 

Salah satu langkah bijak yang bisa dilakukan adalah tetap memanfaatkannya meskipun hanya 50 persen. Anda bisa menggunakan panel surya dari SUN Energy untuk membantu mengurangi penggunaan energi listrik dari energi konvensional.*

Thanks for reading Keuntungan dan Kelemahan Menggunakan Energi Alternatif | Tags: | Follow Romeltea on Twitter

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »

Related Posts

Your Comments

0 komentar on Keuntungan dan Kelemahan Menggunakan Energi Alternatif

Post a Comment

Komentar SPAM dan LINK AKTIF tidak akan muncul.