Pengertian & Penulisan Wallahu A’lam

Follow @romel_tea
Wallahu A’lam
Wallahu a'lam artinya "Dan Allah Lebih Tahu atau Mahatahu" sebagai penegasan bahwa kebenaran mutlak hanya dari Allah SWT.
 
ARTIKEL atau tulisan tentang keislaman biasaya diakhiri dengan kata, kalimat, ungkapan, atau istilah Wallahu a’lam bish-shawabi 

Wallahu a'lam artinya “Dan Allah lebih tahu" atau "Dan Allah Yang Maha Mengetahui". Bish-shawabi artinya "yang benar/yang sebenarnya" dari kata shawabi yang artinya benar/kebenaran.

Penulisan wallahu a'lam bish-shawabi di akhir artikel itu guna menunjukkan atau menegaskan Allah-lah yang lebih tahu tentang kebenaran isu/masalah yang dibahas.

Penulisan wallahu a'lam juga menunjukkan sikap tawadhu' (rendah hati) dan pengakuan bahwa kebenaran yang dituliskan itu relatif, nisbi, karena kebenaran mutlak hanya dari Allah SWT yang Mahatahu.
 wallahu a'lam bish-shawabi

Anda yang sering atau sudah terbiasa membaca artikel keislaman, tentu sudah tidak merasa asing dengan istilah tersebut.

Cara Penulisan Wallahu a'lam
Banyak penulis yang keliru dalam penulisan wallahu a'lam, yaitu:
  1. Keliru dalam penempatan koma di atas (') setelah huruf a: wallahu 'alam)
  2. Keliru karea tidak menggunakan tanpa koma di atas (wallahu alam).
Penulisan wallahu a'lam yang benar adalah wallahu a'lam (menggunakan tanda koma di atas setelah huruf  a atau sebelum huruf “l”.

Wallahu a’lam, Wallahu ‘alam, dan Wallahu alam memiliki makna yang berbeda:
  1. Wallahu a’lam artinya “Dan Allah Mahatahu/Maha Mengetahui atau Lebih Tahu”.
  2. Wallahu ‘alam artinya “Dan Allah itu alam”
  3. Wallahu alam artinya --nah, ini saya tidak tahu, apa artinya alam (alif fatah, lam fatah, dan mim).
Asal kata a'lam ( أعلم) adalah ‘alima yang artinya tahu. Dari kata dasar ‘alima itu kemudian terbentuk kata  
  • ‘ilman (isim mashdar) yang artinya ilmu/pengetahuan
  • ‘alimun (fa’il) yakni orang berilmu
  • ma’lumun (pemberitahuan, maklumat)
  • a’lamu atau a’lam yag artinya "lebih tahu". 
Bandingkan, misalnya, dengan kata fadhola [utama] --> afdhol [lebih utama]; karoma [mulia] --> akrom [lebih mulia]; hasan [baik] --> ahsan [lebih baik]; kabir [besa] --> akbar [lebih besar/mahabesar].
Transliterasi Huruf 'Ain
Tanda petik tunggal atau koma di atas (‘) dalam a’lam itu transliterasi bahasa Indonesia untuk huruf ‘ain (ع) dalam bahasa Arab --seperti Jum’ah, Ka’bah, Bid’ah, Ma’ruf, dan sebagainya.

Kata a’lam artinya “lebih tahu”. Jadi, kian jelas ‘kan, penulisan yang benar: Wallahu a’lam, bukan Wallahu ‘alam dan bukan pula Wallahu alam.

Tentu, kesalahan penulisan itu tidak disengaja, salah kaprah aja alias kesalahan yang sering dilakukan, secara sadar atau tidak sadar, merasa benar –padahal salah—karena tidak ada yang mengoreksi. Saya yakin, maksudnya Wallahu a’lam, “Dan Allah Mahatahu”.

Demikian Pengertian & Penulisan Wallahu A’lam Bish-Shawabi. Semoga kita berhati-hati dan kian paham.  Wallahu a'lam bish-shawabi. (http://www.romelteamedia.com).*

Thanks for reading Pengertian & Penulisan Wallahu A’lam | Tags:

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »

Related Posts

Your Comments

36 komentar

Tulis komentar
Uqbah Ibn Nafi
AUTHOR
September 25, 2009 delete

Tanks bgt artikelnya. udah tambah 1 ilmu.

Reply
avatar
zero
AUTHOR
September 28, 2009 delete

many thanks.... and what's the meaning of bish-shawabi? thanks...

(*) ash-shawâb = benar/sesuai. Jadi, wallahu a'lam bish shawab/shawabi artinya = Hanya Allah yang Mahatahu kebenarannya/kesesuaiannya...

Reply
avatar
Ronny
AUTHOR
October 05, 2009 delete

thanx's a lot.. aku ngak jadi salah nulis nya..

Reply
avatar
abu faiz
AUTHOR
October 15, 2009 delete

barokallahu fiik
artikelnya cukup bagus,,,, tapi ana gak percaya kalo antum gak pinter bahasa arab,,,,heheheh salam kenal akh
semoga ilmunya semakin bertambah dan bermanfaat

Reply
avatar
putri
AUTHOR
November 15, 2009 delete

wah.. mkasi y..
sy baru tau nih.. ^^
salam kenal..

Reply
avatar
Hiro PF
AUTHOR
December 10, 2009 delete

wah, tambah satu ilmu.. makasih. saya juga lagi berusaha untuk menulis yang benar biar gak ada salah kaprah ato salah interpretasi dan persepsi

Reply
avatar
Ndra16
AUTHOR
December 11, 2009 delete

Makasih banyak mas ilmu dan koreksinya... semoga bisa memberikan manfaat sehingga penulisan dan arti yg kita maksudkan tidak salah lagi...

Reply
avatar
Mohd Radzi
AUTHOR
February 11, 2010 delete

salam ta'ruf ustaz.. minta izin ingin mengambil penulisan ini utk dikongsi dgn kwn2 sy.. syukran jazilan..

Reply
avatar
Aboh Eka
AUTHOR
March 09, 2010 delete

Trima kasih, mas. Smoga amal ilmu yg baik ini mendpt balasan dri Allah SWT.....

Reply
avatar
titatitadidinding
AUTHOR
April 29, 2010 delete

wah terima kasih... hampir saya salah tulis

Reply
avatar
wiwit tok
AUTHOR
May 18, 2010 delete

terima kasih banyak infonya..... mohon ijin share biar teman - teman semua juga mengetahuinya dan tidak salah menuliskannya......terima kasih

Reply
avatar
oRen
AUTHOR
May 25, 2010 delete

terima kasih~

Reply
avatar
Agus R
AUTHOR
July 11, 2010 delete

betul betul betul ; telah membetulkan kebiasaan salahku

Reply
avatar
Agus R
AUTHOR
July 11, 2010 delete

betul betul betul ; telah membetulkan kebiasaan salahku terima kasih

Reply
avatar
thys
AUTHOR
August 12, 2010 delete

alhamdulillah...terima kasih infonya

Reply
avatar
itsa
AUTHOR
August 15, 2010 delete

Harap baca link berikut. Semoga bisa diambil hikmah ..
http://media.isnet.org/sufi/Sejo/KangSuto.html

Reply
avatar
Teras Info
AUTHOR
February 14, 2011 delete

benar sekali, Kawan...
salah menulis berarti salah arti.....

Terimakasih banyak..

Reply
avatar
Laila
AUTHOR
February 16, 2011 delete

thanks for sharing. alhamdulillah.

Reply
avatar
darma
AUTHOR
June 02, 2011 delete

syukron tulisannya...
sekalian mawu nanya nich....
klo cara ketik bahasa arab yg d alh bahasakan ke dalam bahasa indo gmn???
misal "amanah", biasanya dalam penulisannya ada garis nya tuh d atas a sesudah huruf "m"
cara ketiknya di word gmn
mohon bantuannya...., low ada panduannya yg lengkap..
heheheh

Reply
avatar
msrosyidi
AUTHOR
December 03, 2012 delete

'alam ('a dibaca pendek) = bendera
'ālam ('a dibaca panjang) = alam (segala sesuatu selain Allah)

Reply
avatar
el-Basha
AUTHOR
December 28, 2012 delete

Izin sedot gan..

Reply
avatar
Adythia
AUTHOR
January 26, 2013 delete

Ga ngaruh, yang paling benar itu ya dengan bahasa dan tulisan Al-Quran, ini saya dapat di ponpes ketika ada santri yg debat masalah nulis sms salam, antara Asyallamuallaikum ato Assalamu allaikum? jawab ulama saya "yang benar ya pake tulisan dan bahasa Al-Quran" bukan latin, klo dialihfungsikan ke tulisan latin ini hanya jadi istilah fungsi arti saja tetapi hukum tajwidnya pun sufah hilang, jadi mo nulis disingkatpun ga masalah~

Reply
avatar
romeltea
AUTHOR
March 10, 2013 delete

izin diberikan, laksanakan! ^_^

Reply
avatar
Dom
AUTHOR
May 11, 2013 delete

setau ana yg bener 'alam kok. karena dengan ' di depan a berarti urutannya ain,laf, mim. sedangkan a'lam urutan abjadnya alif, 'ain(sukun), laf, mim. dan ana coba search 'alam memang artinya adalah 'tahu' dan juga di asmaulhusna pun untuk Allah Maha Tahu adalah al-'aliim denga urutan abjad alif, lam(sukun), 'ain, laf, ya(sukun), mim.

Reply
avatar
romeltea
AUTHOR
May 11, 2013 delete

yang kita bahasa adalah lafadz A'LAMU = Lebih Tahu, sebagaimana lafadz ... antum a'lamu biumuri dunyaakum = kalian lebih tahu dalam urusan dunia kalian (hadist), jadi bukan kata dasar 'ALIMA (tahu). Syukron komentarnya....

Reply
avatar
Mayliza
AUTHOR
June 04, 2013 delete

Memang letak tanda baca itu sangat berpengaruh terhadap cara membaca dan arti dari kata itu sendiri. selama ini saya ragu menuliskan antara Wallahu a'lam dan Wallahu' alam... takut salah baca dan salah arti... terima kasih atas infonya..
salam

Reply
avatar
July 11, 2013 delete

makasih atas pengkajiannya ...
Ini sangat bermanfa'at untuk q ... ;)

Reply
avatar
Saha
AUTHOR
July 31, 2013 delete

terima kasih atas perkongsian ilmu. wassalam

Reply
avatar
Stefany
AUTHOR
December 05, 2013 delete

Terima kasih infonya pak.
Salam kenal.

Reply
avatar
Aria
AUTHOR
January 28, 2014 delete

syukron ilmunya pak, sedikit banyak insyaAllah bermanfaat
sy izin copy kaligrafinya yah ^^

Reply
avatar
rian
AUTHOR
May 04, 2014 delete

izin share

Reply
avatar
Alghazali SEO
AUTHOR
August 17, 2015 delete

Alhamdulillah nggak pernah salah untuk nulis ini. Mas, coba deh buat artikel tentang "Berbicara tentang agama, tapi tidak ada hadis, sama saja seperti fitnah".

Soalnya, saya pernah mendengar temen ngomongin begituan. Cukup membuat saya tertegun, termenung, dan terdiam beribu bahasa meng-artikan maksud kalimatnnya. Selama di pengajian, saya belum tau terkait informasi tersebut.

Reply
avatar
Romel Tea
AUTHOR
August 17, 2015 delete

Hadits bukan satu-satunya sumber ajaran Islam. Sumber agama Islam itu ada tiga: Al-Quran, Al-Hadits/Sunnah, dan Ijma' Ulama. Jadi, hadits bukan segalanya saat bicara agama, masih ada sumber lain....

Reply
avatar
Alghazali SEO
AUTHOR
August 17, 2015 delete

Sip mantap mas romel. Thanks mas atas informasinya..

Reply
avatar
Romel Tea
AUTHOR
September 10, 2015 delete

Sama-sama, senang telah berkongsi

Reply
avatar
MR HIDAYAT
AUTHOR
July 16, 2016 delete

Alhamdulillah. Artikelnya bagus, sangat bermanfaat.

Reply
avatar

You comment, I'll visit back your blog. If you have one. Komentar SPAM dan LINK AKTIF tidak akan muncul.