Teknik Reportase Jurnalistik Online

Romel Tea   Follow @romel_tea   Like RomelteaMedia on Facebook

Teknik Reportase Jurnalistik Online
Teknik Reportase Jurnalistik Online - Mencari Bahan Berita di Media Sosial dan Situs Resmi.

ADA jurnalistik online dan media online, ada juga reportase online. Secara, reportase itu bagian dari aktivitas atau proses jurnalistik.

Jurnalistik adalah proses peliputan (reportase), penulisan, dan publikasi berita. Berita adalah laporan peristiwan atau kejadian terbaru (aktual) yang penting, menarik, dan faktual.

Teknik Reportase Jurnalistik Online pada dasarnya sama dengan jurnalistik konvensional, yaitu peliputan langsung ke tempat kejadian, wawancara narasumber, dan riset data atau dokumentasi.

Yang menjadi pembeda utama reportase jurnalistik oline dengan jurnalisme konvensional adalah teknik penulisan dan cara penyajian (publikasi).

Penulisan naskah berita online bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja, demikian juga publikasinya, selama ada perangkat (komputer/HP) dan koneksi internet.

Reportase jurnalistik online juga bisa dilakukan dalam bentuk multimedia --teks, gambar, audio, video, dan grafis.

Teknik pengumpulan data (news gathering) jurnalistik online bisa dilakukan tanpa meluncur ke tempat kejadian, yaitu dengan cara menelusuri informasi aktual yang ada di media sosial.

Pengguna media sosial menjadi sumber berita. Pengguna Facebook dan Twitter seringkali menulis status update tentang peristiwa aktual yang terjadi di depan matanya, baik berupa teks, gambar, maupun video.

Teknik Reportase: Mencari Bahan Berita

Kegiatan mencari berita pada prinsipnya bisa dikerjakan setiap waktu, bergantung pada:
  • Mood wartawan.
  • Peristiwa yang terjadi.
  • Ada-tidaknya penugasan dari redaksi.

Mencari berita bisa dilakukan dengan ragam cara, seperti:

1. Wawancara, meminta keterangan atau menggali informasi dari narasumber.

2. Beat System, yaitu mendatangi secara teratur instansi pemerintah atau swasta, atau tempat-tempat lain yang dimungkinkan munculnya hal-hal yang dapat menjadi berita. Dengan kata lain, cara pencarian berita dengan sistem ini dilakukan dengan “ngepos” atau mangkal di tempat-tempat tertentu.

3. Follow-up System, yaitu dengan mengembangkan berita yang sudah muncul dengan cara melengkapi, mempertajam, menginterpretasi, atau menekankan hal-hal khusus dari berita tersebut.

Ruang lingkup sumber berita meliputi dua hal berikut:

1. Objek Liputan, mencakup :
  • Peristiwa Terencana (Seminar, Diskusi, Dialog, Semiloka, Talk Show, Tabligh Akbar, Konferensi Pers, Kongres, Peresmian/Pelantikan, dll.)
  • Peristiwa Tidak Terencana (Kecelakaan Lalin, Kebakaran, Kriminalitas, dll.)
  • Wawancara Eksklusif


2. Sudut Pandang (Angle).
  • Penyataan paling menarik dari pembicara atau peserta (topik).
  • Suasana acara.Tema yang diangkat dalam sebuah acara.


Teknik Reportse Online kini dengan mudah dilakukan wartawan. Tinggal memantau akun-akun sumber berita lalu mengutipnya.

Misalnya, kita mau membuat berita olahraga (sepakbola), tentang Susunan Pemain Manchester United vs Everton dalam pertandingan Liga Inggris.

Buka saja akun Twitter resmi kedua tim tersebut, maka akan muncul update status atau cuitan seperti ini:




Nah, tinggal dibuat 'kan beritanya?

Itu contoh resportase online. Wartawan media online dimanjakan dengan sumber yang berlimbah di media sosial dan situs-situs resmi instansi, perusahaan, atau lembaga, termasuk lama-laman resmi klub sepakbola.

Kita juga sering menemukan berita di media online bersumberkan status media sosial narasumber, misalnya status pejabat atau artis. Itulah contoh hasil reportase online sekaligus Jurnalisme Media Sosial.

Adanya aktivitas reportase online ini juga harus mendorong kalangan humas (public relations) instansi/lembaga aktif bahkan proaktif update status akun media sosial resminya juga update situs resminya.

Baca: Humas Online - Tupoksi PR Era Internet

Jika masih bingung bagaiamana mengelola media sosial dan website resmi lembaga/instansi/perusahaan, undang saja saya. Kita adain pelatihan manajemen website dan meda sosial. Wasalam. (www.romelteamedia.com).*

Related Posts

Author:

I am a Blogger, Media Practisioner, and Practical Communication Trainer. I share my own knowledges, experiences, and skills about practical communication - writing, speaking, blogging - and my hobbies and concerns. Visit my official website Romeltea.

0 Komentar untuk "Teknik Reportase Jurnalistik Online "

You comment, I'll visit back your blog. If you have one. Komentar SPAM dan LINK AKTIF tidak akan muncul.