Hubungan Media: Pengertian dan Jenis-Jenisnya

Follow @romel_tea
Konsep dan tips hubungan media (media relations) sebagian sudah saya ulas dalam artikel Media Handling sebagai bagian dari tugas humas.

Hubungan Media: Pengertian dan Jenis-Jenisnya


Konsep hubungan media juga saya singgung dalam Humas Tidak Lagi Butuh Wartawan, dalam konteks humas online.

Pengertian Hubungan Media

Hubungan media disebut juga hubungan pers (press relation). Hubungan media adalah kegiatan kehumasan sebuah lembaga untuk menjalin pengertian, kerja sama, dan hubungan baik dengan media massa atau wartawan.

Hubungan media juga biasa dilakukan oleh individu atau perorangan, misalnya selebritas atau politikus, guna mendapatkan publikasi dan liputan pers, demi populeritas dan reputasi.

Contoh hubungan media adalah pengiriman siaran pers (press release) untuk dipublikasikan di media massa. Siaran pers dikenal sebagai "pemberitaan yang tidak berbayar".

Liputan yang baik di media akan berdampaik pada citra yang baik, meningkatkan kepercayaan (trust), dan kesadaran merek (brand awareness).

Menurut Stanley J Baran (2004), humas profesional menjaga hubungan baik dengan para profesional di media, memahami tenggat waktu mereka dan pembatasan lainnya, dan mendapatkan kepercayaan mereka.

"The public relations professional maintain good relations with professionals in the media, undestrand their deadlinesand other restraints, and earn their trust" .

Menurut Philip Lesly (1991), hubungan media adalah hubungan dengan media komunikasi untuk melakukan publisitas atau merespons kepentingan media terhadap kepentingan organisasi.

Yosal Iriantara (2005:32) mengartikan hubungan media sebagai bagian dari public relations eksternal yang membina dan mengembangkan hubungan baik dengan media massa sebagai sarana komunikasi antara organisasi dengan publik untuk mencapai tujuan organisasi.

Dalam profesi humas, hubungan media juga sering kali dipahami sebagai penanganan krisis dengan memberitakan tentang hal-hal positif tentang perusahaan saat perusahaan sedang dilanda berita negatif.

Pada saat krisis cara terbaik penanganan hubungan media oleh humas adalah dengan mengakui dan memperbaiki kesalahan dengan menginformasikan usaha-usaha ke depan. Dalam hal ini baik media massa maupun humas dalam posisi saling memanfaatkan dan saling diuntungkan (simbiosis mutualisme).

Fungsi Hubungan Media

Tujuan hubungan media --sebagaimana fungsi humas secara umum-- adalah membangun dan menjaga reputasi atau citra positif lembaga, termasuk reputasi online (e-reputation).

Johnson & Johnson merumuskan fungsi hubungan media sebagai berikut:
  1. Meningkatkan citra perusahaan.
  2. Meningkatkan kepercayaan publikterhadap produk dan jasa yang ditawarkanoleh perusahaan.
  3. Meningkatkan nilai jual (point of selling)  produk dan jasa.
  4. Membantu perusahaan keluar darikomunikasi krisis.
  5. Meningkatkan relasi dari beragam publik, seperti terhadap lembaga pemerintahan, perusahaan-perusahaan, organisasi kemasyarakatan, ataupun individu.

Jenis-Jenis Hubungan Media

Silih Agung Wasesa dalam Strategi Public Relations (Gramedia, 2006) menyebutkan jenis-jenis hubungan media sebagai berikut:

1. Konferensi Pers

Press Conference. Pertemuan yang dibuat untuk wartawan, sehingga mereka bisa mendapatkan informasi terbaru mengenai suatu isu tertentu.

2. Kunjungan Pers

Press Visit, Media Visit. Aktivitas kunjungan media yang dilakukan oleh perusahaan dengan cara mengunjungi kantor media.

3. Briefing Pers

Press Briefing.  Aktivitas humas untuk memberikan instruksi kepada media yang akan meliput acara secara khusus atau wawancara media dalam sebuah acara.

4. Workshop Press

Press Workshop. Pelatihan yang diberikan oleh perusahaan kepada media menggenai topik-topik yang baru.

5. Pemantauan Media

Media Monitoring. Aktivitas yang dilakukan perusahaan/organisasi untuk memantau berita/isu yang terdapat di dalam media.

6. Kliping Media

Media Clipping.  Aktivitas mengumpulkan berita-berita penting dari media massa yang diarsipkan sebagai bahan informasi oleh perusahaan.

7. Pertemuan Pers

Press Gathering. Acara pertemuan antara pers dengan organisasi dengan suasana santai dan menghibur. untuk mempererat hubungan organisasi dengan media.

Media relations merupakan bagian dari strategi komunikasi humas dalam menjaga hubungan dengan media.

Media adalah sarana publikasi dengan target audiens dan dampak yang luas. Kemampuan media dalam pembentukan opini publik (public opinion) dan agenda setting menjadi pertimbangan utama munculnya konsep hubungan media.

Rini Damastuti dalam Media Relations: Konsep Strategi dan Aplikasi (2012) menyebutkan kegiatan media relations terbagi menjadi dua bentuk.
  1. Press release yang ditujukan kepada editor, pemberitahuan mengenai layanan publik dan komunikasi melalui media di internet. 
  2. Menggelar suatu kegiatan atau acara, contohnya media gathering, press call yang dilakukan untuk menyampaikan informasi melalui telepon, media events seperti undangan bagi media untuk menjadi sponsor dalam suatu kegiatan, serta konferensi pers.
Demikian Pengertian dan Jenis-Jenis Hubungan Media sebagai bagian dari kegiatan hubungan masyarakat (humas) atau public relations (PR) . Wasalam. (www.romelteamedia.com).*

Referensi:
  • Wahidin Saputra & Rulli Nasrullah, Public Relations 2.0: Teori dan Praktik Public Relations di Era Cyber, (Depok: Gramata Publishing, 2014) 
  • Rini Darmastuti, Media Relations: Konsep, Strategi, Apliaksi, (Yogyakarta: Pustaka Belajar, 2013)
  • M. Linggar Anggoro, Teori dan Profesi Kehumasan, (Jakarta: Bumi Aksara, 2002).


Thanks for reading Hubungan Media: Pengertian dan Jenis-Jenisnya | Tags:

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »

Related Posts

Your Comments

0 komentar on Hubungan Media: Pengertian dan Jenis-Jenisnya

Post a Comment

Komentar SPAM dan LINK AKTIF tidak akan muncul.