Pengertian Internet, Sejarah, dan Dampaknya

Follow @romel_tea
Pengertian Internet, Sejarah, dan Dampaknya

INTERNET menjadi superpower saat ini. Internet telah mengubah wajah dunia. Berkah internet, kita bisa melakukan banyak hal dengan mudah.

Internet mengubah gaya hidup. Berbagai hal dapat dengan mudah dilakukan dari jarak jauh. Kita bisa dengan mudah mengakses segala informasi, belanja, dan melakukan berbagai aktivitas. Internet membuat semua hal menjadi lebih mudah.

Internet telah membawa revolusi dalam kehidupan manusia. Sebuah revolusi virtual. Tidak ada yang merencanakannya dan juga tidak ada yang bisa memperkirakan bagaimana masa depannya.

Hampir semua bagian dunia menggunakan internet dalam kehidupan sehari-hari, baik mencari informasi (media online), berbelanja, ataupun hiburan.

Orang-orang dari belahan dunia yang terpisah jutaan kilometer dan tinggal di daerah pelosok sekalipun, bisa membicarakan hal yang sama berkat internet.

Pengertian Internet

Internet (kependekan dari Interconnection Networking) adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung (Wikipedia).

Menurut KBBI, pengertian internet adalah jaringan komunikasi elektronik yang menghubungkan jaringan komputer dan fasilitas komputer yang terorganisasi di seluruh dunia melalui telepon atau satelit berinternet.

Para ahli juga berusaha merumuskan pengertian internet sebagai berikut:

Onno Purbo (dalam Prihatna, 2005): Internet adalah suatu media yang dipakai untuk mengefesiensikan proses komunikasi yang disambungkan lewat berbagai aplikasi semacam Web, VoIP, E-mail.

Oetomo (2002): Internet adalah singkatan dari international network yang didefinisikan sebagai suatu jaringan komputer yang sangat besar, terdiri dari beberapa jaringan-jaringan kecil saling terhubung satu sama lain.

Supriyanto (2006): Internet adalah suatu hubungan antara berbagai jenis komputer dengan jaringan di dunia yang punya sistem operasi dan aplikasi yang berbeda-beda.

Hubungan tersebut memanfaatkan kemajuan perangkat komunikasi semacam telepon dan satelit yang memakai protokol standar dalam melakukan hubungan komunikasi, yaitu protokol TCP/IP (Transmission Control/Internet Protocol).

Harjono (2009): Internet adalah kumpulan dari beberapa komputer di seluruh dunia yang saling berhubungan serta saling terkoneksi satu sama lainnya. 

Agar komputer bisa saling terkoneksi satu sama lain, maka diperlukan media untuk saling menghubungkan antar komputer. Media yang digunakan itu bisa menggunakan kabel/serat optik, satelit atau lewat sambungan telepon.

Ramdhani (2003): Internet adalah suatu sebutan untuk sekumpulan jaringan komputer yang bisa menghubungkan berbagai situs akademik, pemerintahan, komersial, organisasi, hingga perorangan.

Sibero (2011): Internet yang merupakan kependekan dari Inter-connected Network adalah sebuah jaringan komputer yang menghubungkan antar komputer secara global.

Sejarah Internet

Menurut Drew Heywood (1996), internet adalah istilah teknologi yang muncul mulanya pada akhir tahun 60-an yaitu pada saat United States Department of Defense (DoD) memerlukan suatu standar baru dalam melakukan komunikasi Internetworking. 

Standar baru ini haruslah merupakan standar yang sanggup menghubungkan berbagai jenis komputer di DoD dengan komputer milik kontraktor militer, organisasi penelitian atau juga yang ,ilmiah seperti di universitas. 

Jaringan ini harus kuat, aman dan tahan kerusakan sehingga mampu juga dioperasikan pada kondisi minimum akibat bencana maupun perang.

Dirangkum dari Sejarah Internet pada laman Internet Society, berikut ini timeline sejarah kelahiran internet sejak 1969.

1969 - Proyek ARPANET

Pada Oktober 1969, proyek terciptanya kata 'Login' muncul, proyek ini dilakukan oleh para peneliti di Universitas California (UCLA), Los Angeles. 

Proyek tersebut memaparkan bagaimana proses pengiriman data dalam bentuk kode biner pada dua komputer, komputer pertama mengirimkan kata 'LOG' dan komputer kedua mengirimkan kata 'IN.

Keberhasilan proyek tersebut mencetuskan sejarah internet awal dalam proyek Advanced Research Project Agency Network(APRANET), jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika. 

Awalnya, hanya sekitar 4 komputer yang terhubung pada institusi pendidikan ternama di Amerika, yatu Stanford Research Institute, University of California (UCLA), St. Barbara, dan University of Utah. 

Tahun 1970 berkembang sekitar 13 hingga pada tahun 1981, menjadi 231 komputer yang terhubung dalam jaringan ARPANET.

Proyek ARPANET didesain untuk kebutuhan militer yang bisa mengendalikan serangan ancaman nuklir, meningkatkan taktik militer, dan mengelola keputusan melalui komputer.

1971 - Lahir Simbol @

Jaringan APRANET digunakan dalam pengiriman surat elektronik pertama. Saat itu pula dicetuskan penggunaan simbol @ dalam alamat email atau surat elektronik (surel). 

Simbol tersebut berfungsi untuk memisahkan nama pengguna dengan jaringan yang sedang digunakan, misalnya romeltea@yahoo.com. Pada 1973 Ratu Inggris mencoba untuk mengirim email menggunakan jaringan APRANET. 

1976 - Istilah Internet

Pada 1976, mahasiwa Imperial College London menguji coba jaringan internet. Dari sini, istilah internet mulai dimunculkan.

1983 - IP Adress

Pada 1 Januari 1983  Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) mulai diimplementasikan pada sistem jaringan internet. 

Dari sinilah, para peneliti mulai untuk menghubungkan jaringan satu dengan jaringan lainnya yang berbeda hingga menjadi internet modern seperti saat ini.

1990 - Lahir www

Berners-Lee dan timnya yang bekerja di organisasi eropa untuk riset nuklir CERN menciptakan World Wide Web (www). Publik mulai menggunakan www yang berfungsi untuk digunakan dalam menelusuri situs website.

Robert Cailliau dari Belgia membantu mengembangkan usul Berners-Lee. Penemuan ini didasarkan pada dua pilar, yaitu: bahasa pemrograman HTML yang memungkinkan keberadaan website dan protokol pertukaran hypertext HTTP, yang memungkinkan pengguna meminta, dan menerima laman yang diinginkan. 

Tahun 1993 keberadaan internet makin tersebar berkat dirilisnya situs pencari Archie dan Mosaic yang mempopulerkan www, sebelum kemunculan situs penyedia email Yahoo dan perusahaan berbasis online seperti Amazon dan eBay pada 1994. Google lahir akhir tahun 1997 atau awal tahun 1998.

2000 - Media Sosial

Pengguna internet meningkat drastris ketika tahun 2000-an media sosial Facebook dirilis oleh Mark Zuckerberg tahun 2003. Awalnya Facebook hanya untuk menghubungkan para mahasiswa Harvard. 

Kelahiran Facebook diikuti munculnya media sosial lain, seperti Twitter, Instagram, Pinterest, LinkedIn, dll. beberapa tahun kemudian.

Dampak Internet

Internet kini telah mengubah gaya hidup dan memberikan kemudahan. Dampak internet antara lain tergambar dari munculnya istilah terkait internet, seperti IoT, Disrupsi, Bigdata, Technopreneur, Startup.

Sejumlah istilah itu menggambarkan kekuatan internet yang telah mengubah wajah dunia dan gaya hidup.

Internet of Things

Internet of Things (IoT) atau Internet untuk Segala adalah istilah yang merujuk pada fungsi internet yang meluas untuk segala kebutuhan, mulai kebutuhan kirim pesan, informasi, hingga bisnis.

IoT merupakan sebuah konsep yang bertujuan untuk memperluas manfaat dari konektivitas internet yang tersambung secara terus-menerus.

Pada dasarnya, Internet of Things mengacu pada benda yang dapat diidentifikasikan secara unik sebagai representasi virtual dalam struktur berbasis Internet.

Internet of Things memiliki potensi untuk mengubah dunia seperti pernah dilakukan oleh Internet, bahkan mungkin lebih baik. (Ashton, 2009).

Disrupsi

Secara praktis, disrupsi adalah perubahan berbagai sektor akibat digitalisasi dan “Internet of Thing” (IoT) atau “Internet untuk Segala”.

Contoh disrupsi (disruption) adalah media cetak menjadi media online atau situs berita, ojek pangkalan menjadi ojek online (ojol), taksi konvensional atau taksi argo menjadi taksi online, mal atau pasar menjadi marketplace atau toko online (e-commerce), dan digitalisasi lainnya.

Big Data

Big Data atau Mahadata adalah istilah umum untuk segala himpunan data (data set) dalam jumlah yang sangat besar, rumit, dan tak terstruktur sehingga menjadikannya sukar ditangani apabila hanya menggunakan perkakas manajemen basis data biasa atau aplikasi pemroses data tradisional.

Contoh big data termasuk indeks pencarian Google, database profil pengguna Facebook, dan daftar produk Amazon.com.

Technopreneur

Teknopreneur adalah wirausaha berbasis teknologi modern, terutama teknologi internet. Teknopreneur berarti orang yang bekerja dibidang teknologi dan istilah tersebut mulai muncul ketika internet mulai dikenal masyarakat.

Startup

Start-up adalah usaha rintisan yang dibangun berbasis teknologi internet. Startup yang kini sudah populer dan didirikan para teknopreneur antara lain bukalapak, tokopedia, traveloka, gojek, dan sejenisnya.

Demikian ulasan ringkas tentang Pengertian Internet, Sejarah, dan Dampaknya. Wasalam. (www.romelteamedia.com).*

Referensi:

https://www.internetsociety.org/internet/history-internet/brief-history-internet/
https://id.wikipedia.org/wiki/Internet
https://www.wordstream.com/articles/internet-search-engines-history
https://www.bbc.com/indonesia/laporan_khusus/2010/03/100302_pengantar
https://sains.kompas.com/read/2018/02/08/203300823/penemuan-yang-mengubah-dunia--internet?page=all

Thanks for reading Pengertian Internet, Sejarah, dan Dampaknya | Tags:

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »

Related Posts

Your Comments

2 komentar on Pengertian Internet, Sejarah, dan Dampaknya

  1. internet dsudah jadi hal wajib di era sekarang. yg gak tau enternet berarti masih kuwur deh. he he. anak kecil aja udah tau perkembanhan internet.

    bayangka kalo gak ada internet di indnesiabakalan gabut bangat dah.

    ReplyDelete
  2. Sejarah internet ternyata sudah lumayan panjang juga ya.
    Dan awalnya hanya untuk kalangan militer. Kini sudah bisa diakses siapa saja

    ReplyDelete

Komentar SPAM dan LINK AKTIF tidak akan muncul.