Dasar-Dasar Siaran Radio, MC, dan Podcast

Follow @romel_tea
Dasar-Dasar Siaran, MC, dan Podcast

Di posting sebelumnya, saya sudah share pengertian host. Host dalam konteks komunikasi media dan public speaking adalah pembawa acara.

Host adalah penyiar dalam siaran radio, pemandu acara atau MC (Master of Ceremony) sebuah event, dan presenter atau penyaji podcast

Berikut ini Dasar-Dasar Siaran, MC, dan Podcast. Ketiganya termasuk jenis public speaking atau berbicara di depan umum.

Dasar-Dasar Siaran, MC, dan Podcast ini adalah materi pokok salah satu materi kursus penyiar radio, MC, dan Podcaster RBS. Saya biasa menyampaikannya di pertemuan pertama.

Materi lengkapnya bisa Anda simak di blog ini. Ketik Anda kata kunci "siaran", "MC", atau "Podcast" di kotak pencarian untuk mendapatkan informasi lengkapnya.

Dasar-Dasar Siaran, MC, dan Podcast

Berikut ini pointers Dasar-Dasar Siaran, MC, dan Podcast. Siaran, MC, dan podcasting membutuhkan keterampilan atau skills yang serupa. Sama-sama terkait kecakapan berbicara (speaking skills).

Jika Anda piawai dalam siaran radio, maka akan mudah menjadi MC dan podcaster. Para penyiar umumnya cakap juga menjadi MC dan sangat mudah membuat podcast.

Berbicara dalam siaran radio, MC, dan podcast, tentu ada "aturan main", agar sesuai dengan kaidah yang berlaku, enak didengar, efektif, dan menarik. Berikut ini dasar-dasarnya.

1. Dasar-Dasar Siaran Radio

Teknik dasar siaran radio meliputi hal-hal berikut ini:

  • Suara alami, natural voice. Berbicara alami, tidak dibuat-buat.
  • Visualisasi, visualize. Membayangkan pendengar ada di depan kita, satu orang, dan teman baik.
  • Berbicara kepada satu pendengar, talk to one person. Ini lanjutan poin visualiasi.
  • Persiapan. Lakukan persiapan materi, informasi, dan lagu, serta jika perlu tuliskan atau buat script untuk opening dan closing siaran.  
  • Teknik Vokal. Mengeluarkan suara terbaik dengan artikulasi, intonasi, aksentuasi, frasering, dan infleksi yang tepat.
  • Bahasa Tutur. Jika menggunakan naskah, gunakan bahasa percakapan, bukan bahasa tulis.

2. Dasar-Dasar MC

Dasar-dasar Master of Ceremony (MC) berikut ini meliputi tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dan teknik memandu acara.

Tupoksi MC terangkum dalam TIM: Time, Introducer, Mood setter.

  • Time, waktu. MC harus memastikan acara berjalan sesuai waktu yang ditentukan. MC membuka dan menutup acara sesuai rundown yang ditetapkan panitia.
  • Introducer, mengenalkan pengisi acara. Sebelum menyilakan pengisi acara tampil, MC mengenalkannya kepada audiens, minimal nama, jabatan, atau biodata singkat.
  • Mood setter maksudnya membangkitkan semangat, gairah, dan menciptakan kemeriahan suasana. Misalnya, MC memimpin applause atau tepuk tangan.
Berikut ini teknik MC yang merupakan tugasnya selama memandu acara. Ada 10 tugas pokok MC:

  1. Sinyal Memulai (Signal to Start). Misalnya: Hadirin, mohon perhatian, acara akan segera dimulai.
  2. Mengucapkan Salam (Greeting). Misalnya: Assalamu’alaikum Wr. Wb. Selamat pagi.
  3. Menyapa hadirin (Welcome Speech). Misalnya: Bapak Gubernur dan hadirin yang kami hormati.
  4. Perkenalkan Diri (introduce yourself). Berlaku di acara informal. Di acara formal tidak berlaku. Misalnya, saya –Ahmad Fulan– sebagai pemandu acara ini…
  5. Menyebutkan nama dan tujuan acara. Misalnya, … atas nama panitia penyelenggara, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak/Ibu/Sdr di acara [NAMA ACARA].
  6. Menyebutkan susunan acara. Berlaku di acara informal. Acara formal biasanya sudah ada susunan acara di undangan. Misalnya, acara ini akan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, acara pokok, dan penutup.
  7. Memperkenalkan pembicara (introducing the speaker). Misalnya, sambutan pertama oleh Ketua Panitia Bapak Ahmad Fulan.
  8. “Bridging”. Merangkaikan acara ke acara berikutnya. 
  9. Mengucapkan terima kasih kepada pengisi acara dan pendukung (sponsor).
  10. Closing. Menutup acara, berisi ucapan terima kasih kepada panitia, sponsor, pengisi acara, dan hadirin.

3. Dasar-Dasar Podcast

Podcast adalah audio siaran non-streaming atau berupa rekaman pembicaraan dalam format mp3 yang bisa didengarkan dan diunduh melalui platform podcast seperti Spotify dan Google Podcast.

Faktor popularitas Youtube, banyak juga podcast dalam format video, yaitu video berisi podcast atau podcasting yang divideokan yang disebut Vodcast (Video Podcast).

Sejatinya, podcast adalah audio, hanya suara, mirip rekaman siaran radio.

Dasar-dasar podcast mirip dengan dasar-dasar siaran, seperti visualisasi, teknik vokal, dan berbicara alami.

Karena biasanya podcasting berupa siaran dan rekaman sendiri, maka dasar-dasar podcasting meliputi hal-hal berikut ini:

  • Nama Podcast. Anda harus menyiapkan nama, logo gambar (cover art), dan deskripsinya.
  • Format: monolog, wawancara, obrolan (multihost).
  • Topik. Menentukan topik podcast yang disebutkan atau menjadi judul tiap episode.
  • Alat. Siapkan alat rekaman yaitu mikrofon dan komputer/laptop atau HP.
  • Pilih software Edit Audio, misalnya Audacity atau Adobe Audition.
  • Siapkan Intro dan Autro
Intro adalah opening (pembukaan) untuk mengenalkan nama podcast, host (podcaster), dan tamu (jika ada). 

Outro adalah closing (penutup) untuk berterima kasih kepada pendengar dan “ajakan tindakan” (call to action/CTA).

Ringkasnya, podcasting meliputi speaking, recording, editing, publishing, promoting! Berbicara, merekam, menyunting, mempublikasikan, dan promisi.

Itu dia Dasar-Dasar Siaran, MC, dan Podcast. Wasalam.

Thanks for reading Dasar-Dasar Siaran Radio, MC, dan Podcast | Tags: | Follow Romeltea on Twitter

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »

Related Posts

Your Comments

0 komentar on Dasar-Dasar Siaran Radio, MC, dan Podcast

Post a Comment

Komentar SPAM dan LINK AKTIF tidak akan muncul.