Menulis

Penulisan Kata Amin dan Insya Allah

Posted by Romel Tea ● Follow @romeltea ● Like Romeltea Media on Facebook

kata amin
PENULISAN kata amin yang benar dalam bahasa Indonesia adalah amin (AMIN), bukan aamin, amiin, atau aamiin. Bahasa Indonesia tidak mengenal "vokal dobel" dalam satu kata. Silakan cari di Kamus Besar Bahasa Indonesia, pasti yang ditemukan hanya kata "amin", bukan yang lainnya.

Jika Anda bersikeras bahwa penulisan kata amin yang benar adalah aamiin, maka  bagaimana Anda membaca kata saat, Aa Gym, Aa Asep, ii sumirat, diingingkan, diisi, dsb.? Ingat, bahasa tutur (ucap, lisan) beda dengan bahasa tulis.

Jika harus menuliskan kata sesuai dengan cara pengucapannya, maka kita pun harusnya menulis: Awlooh (bukan Allah), Rosuluwlooh (bukan Rasulullah), Al-Qur-aan (bukan Al-Quran), Insyaa-a Awlooh, dan seterusnya.

kata insya AllahDemikian pula penulisan kata insya Allah, yang benar ya insya Allah, bukan insyaa Awlooh sebagaimana cara pengupannya, bukan pula Inshaa Allah, kecuali dalam bahasa Inggris seperti lagu Maher Zain, Insha Allah. Dalam bahasa Indonesia, huruf syin besar (sya) ditulis sya, bukan sha yang menjadi pengganti huruf shad (shod).

Posting ini saya tulis sebagai "respons" atas banyaknya Facebooker dan blogger yang memasalahkan penulisan kata amin dan insya Allah. Mereka "terpaku" pada cara pengucapan (bahasa tutur/lisan), padahal ini soal bahasa tulisan yang sudah ada kaidahnya dalam tata bahasa Indonesia.

Bahkan ada yang mengulasnya secara "mendalam" kata amin dalam bahasa Arab: beda pengertian amin, aamin, aamiin, amiin, dan seterusnya. Ya susah lah Brow... karena kaidah bahasa Arab 'kan beda sama tata bahasa Indonesia!

Bagaimana kalaua mereka tetap menggunakan kata Aamin dan Insha Allah? Ya, gak masalah, silakan saja, selama tidak mengganggu stabilitas nasional dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia!

Yang jelas, mereka harus konsisten (istiqomah) jika penulisan harus sama dengan pengucapan, yaitu dengan juga menulis Allah = Awlooh, Rasulullah = Rosuluwlooh, Insya Allah = Insyaa Awlooh, Astagfirullah = astagfiruwlooh, dan seterusnya. Wasalam. (www.romelteamedia.com).*

Author:

I am a Blogger, Media Practisioner, and Practical Communication Trainer. I share my own knowledges, experiences, and skills about practical communication - writing, speaking, blogging - and my hobbies and concerns. Visit my official website Romeltea.

Previous
« Prev Post
11 Komentar untuk "Penulisan Kata Amin dan Insya Allah"

setuju Gan!!! hehe
ditunggu info dan pencerahan selanjutnya Pak :)

ya... harus setuju :)

cocok. yang ingin menulis kata sesuai dengan ucapan, mungkin pakai huruf arab sekalian aja (biar lebih kelihatan bedanya x)

Tidak setuju naon na, sing puguh ah :)

Mas.. Mba atau apalah, maaf sebelumnya. Saya juga sebagai salah 1 penggemar sastra dan tata cara bahasa indonesia.
Jika yg anda maksud dan jadi permasalahan anda adalah "penulisan" yaa saya setuju Amin adalah benar karena bahasa indonesia tidak ada vocal dobel.
Namun kalau itu diaplikasikan menurut yg anda mau, Tentu Amin sendiri untuk niatan kita beribadah atau berkirim pesan dengan kerabat di Arab misalkan, akan menemui kendala sebab Busa merubah arti.
Dan saya pikir apa yg anda tulis disini terlalu objektif dari sudut pandang yg anda yakini sendiri aja.
Better anda beri referensi dan compare.
Jadi saya meragukan keyakinan anda.

Saya tidak butuh keyakinan Anda, jadi tak masalah Anda ragu atas keyakinan saya. KBBI adalah "kitab suci" bahasa baku Indonesia

bahasan yang menarik, ijin share.

Saya setuju dgn Budhy Shaheru sebab pelafalan sesuatu itu sesuai dengan apa yang tertulis. Dlm bhs arab itu panjang pendek nya huruf dpt merubah arti shg utk masyarakat kita kdg perlu dipandu dgn tulisan.. begitu mas Romel. Wallohu A'lam

fokus yang dibahas adalah PENULISAN, bukan PELAFALAN. Bahasa tulis vs bahasa lisan. Demikian, harap mafhum :)

السّلام عليكم،
Seharusnya mungkin dlm postingan yg beredar ditulis "cara membaca amin dlm bhs Arab", bkn cara penulisan. Apalagi ditulis pake hrf latin berbahasa Indonesia

You comment, I'll visit back your blog. If you have one. Komentar SPAM dan LINK AKTIF tidak akan muncul.