Writing Quotes: Pengertian, Motivasi, Inspirasi, dan Manfaat Menulis

Follow @romel_tea
Menulis adalah merangkai huruf menjadi kata dan kalimat yang bermakna untuk menyampaikan pesan, ide, gagasan, pemikiran, atau informasi.

Writing Quotes: Pengertian, Motivasi, Inspirasi, dan Manfaat Menulis

Itu definisi atau pengertian menulis (to write) versi saya. Subjek, aktor, atau pelakunya disebut penulis.

Kalau versi KBBI, pengertian menulis adalah
  • membuat huruf (angka dan sebagainya) dengan pena (pensil, kapur, dan sebagainya)
  • melahirkan pikiran atau perasaan (seperti mengarang, membuat surat) dengan tulisan;
  • menggambar; 
  • melukis
  • membatik (kain)
Dengan demikian, secara bahasa, menulis itu mengomunikasikan pikiran atau perasaan. Yang dipikirkan dan dirasakan bisa berupa pendapat tentang suatu masalah atau peristiwa, bisa juga imajinasi atau khayalan yang melahirkan tulisan fiksi berupa cerpen, novel, dan puisi.

Menulis itu berbagi, sedekah ilmu, menyebarkan ilmu, menerangi jalan, membangun kredibiltas dan reputasi.

Di era internet saat ini, kita bisa memiliki media sendiri untuk sarana publikasi tulisan agar dibaca orang banyak, yaitu blog. Yang belum punya blog, silakan buka cara membuat blog.

Writing Quotes

Motivasi dan inspirasi menulis (niat menjadi penulis) bisa datang kepada seseorang "hanya" melalui kata-kata mutiara.

Berikut ini kumpulan kata-kata mutiara yang bisa menjadi motivasi, inspirasi, sekaligus gambaran betapa mudah dan "hebatnya" menjadi penulis.

Kata-kata mutiara tentang menulis yang saya himpun dari berbagai sumber ini juga mengandung penjelasan manfaat menulis.

Motivasi, Inspirasi, dan Manfaat Menulis

1. Menulis itu mengikat ilmu

Ini perkataan sahabat Nabi Saw. Disebutkan dalam dalam Tafsir Ibnu Katsir ketika menafsirkan QS Al-'Alaq:4-5.

Alladzii ‘allama bil qalam. ‘Allamal ingsaana maa lam ya’lam (الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ * عَلَّمَ الْإِنْسَانَمَا لَمْ يَعْلَمْ)

“(Allah) yang mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. Mengajarkan manusia apa yang belum diketahuinya"

Ibnu Katsir menyebutkan adanya atsar (perkataan sahabat) yang mengatakan qayadul ‘ilma bil kitaabah yang artinya ikatlah ilmu dengan tulisan.

Dalam atsar juga disebutkan: “Barangsiapa mengamalkan apa yang diketahuinya, maka Allah akan mewariskan kepadanya apa yang tidak diketahui sebelumnya.”

Dengan demikian, menulis itu artinyia mengika, menyimpan, atau mendokumentasikan ilmu. Jika ditulis dalam bentuk buku, di media massa, atau di blog, maka ilmu itu akan bermanfaat juga bagi orang lain.

2. Menjadi 'Seseorang" (to be someone)

“Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis”. (Imam Al-Ghazali)

Anak raja atau anak ulama besar dipastikan "jadi seseorang". Anak raja akan jadi raja pengganti bapaknya. Anak ulama biasanya "dipesantrenkan" sehingga menjadi ahli agama pula, meski tidak selalu dan tidak semuanya begitu.

Imam Ghozali menunjukkan cara untuk menjadi "seseorang" antara lain dengan menulis. Penulis setara atau bahkan lebih tinggi derajatnta dari anak raja (pangeran) dan anak ulama besar.

3. Mewakili Aspirasi dan Suara Orang Lain.

"Peran seorang penulis bukanlah untuk menyampaikan apa yang kita dapat ucapkan, melainkan mengutarakan apa yang tak mampu kita katakan." The role of a writer is not to say what we all can say, but what we are unable to say. (Anaïs Nin).

Kita banyak menemukan netizen ngeshare berita atau tulisan orang lain di media sosialnya. Itulah bukti penulis mampu mengutarakan atau menuliskan aspirasi dan suara hati orang lain. Penulis bisa menjadi jurubicara masyarakat.

4. Berbagi Pengetahuan dan Pengalaman.

"Mulailah dengan menuliskan hal-hal yang kau ketahui. Tulislah tentang pengalaman dan perasaanmu sendiri”. (J.K. Rowling)

Ini inspirasi sekaligus membuka jalan untuk menulis. Jika bingung mau nulis apa, ikuti saran JK Rowling tadi: tulis pengalaman dan perasaan!

Orang hidup dan bergerak pasti punya pengalaman. Indera kita menangkap sesuati, lalu muncul pikiran dan perasaan, maka tuliskanlah itu. Minimal, tulis di blog pribadi.

5. Menulis Itu Komunikasi

"Seorang penulis  menulis bukan karena ia berpendidikan, tetapi karena ia didorong oleh kebutuhan untuk berkomunikasi. Di balik kebutuhan untuk berkomunikasi adalah kebutuhan untuk berbagi. Di balik kebutuhan untuk berbagi adalah kebutuhan untuk dipahami.”

A writer writes not because he is educated but because he is driven by the need to communicate. Behind the need to communicate is the need to share. Behind the need to share is the need to be understood” (Leo Rosten).

Menulis adalah mengomunikasikan ide, pesan, pemikiran, atau perasaan, sekaligus berbagi (sharing).

6. Menulis itu Sehat

"Usahakan menulis setiap hari. Niscaya, kulit anda akan menjadi segar kembali akibat kandungan manfaat yang luar biasa”. (Fatimah Mernissi).

Hasil studi Karen Baikie, seorang clinical psychologist dari University of New South Wales dan hasil studi peneliti dari Universitas Texas, James Pennebaker, menunjukkan, di antara manfaat menulis adalah bagian dari terapi kejiwaan.

Menurut Karen Baikie, menulis tidak ada batasan usia, dan menuliskan peristiwa-peristiwa traumatik, penuh tekanan serta peristiwa yang penuh emosi bisa memperbaiki kesehatan fisik dan mental.

7. Menulis itu untik 'keabadian'

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah" (Pramoedya Ananta Toer).

Gajah mati meninggalkan gading. Harimau mati meninggalkan belang. Manusia mati meninggalkan nama. Untuk meninggalkan nama, maka menulislah, terutama buku. 

Penulis itu panjang umur. Meski sudah meninggal dunia, tulisan atau bukunya masih bisa dibaca. Jika tulisannya berisi kebaikan, maka akan menjadi "amal jariah" yang pahalanya terus mengalir hingga Hari Kiamat.

8. Tulislah buku yang belum ada.

"Jika ada sebuah buku yang benar-benar ingin Anda baca, namun belum ada yang menulisnya, maka Andalah yang harus menulisnya."

If there's a book you really want to read, but it hasn't been written yet, then you must write it. (Toni Morrison).

9. Hindari plagiarisme atau plagiat!

"Lebih baik aku ditangkap karena merampok bank daripada karena menjiplak kata-kata milik penulis lain" (Jack Clifford Smith).

Tahan diri untuk melakukan plagiat atau menjiplak tulisan orang lain. Buatlah tulisan sendiri, asli, orisinal. Menulis pengalaman dan perasaan akan menghindarkan kita dari plagiarism.

Jika harus mengutip atau copas, sebutkan sumbernya. Plagiat itu copas tanpa menyebutkan sumber sehingga seola-olah tulisan hasil copas itu karya sendiri. Copas menyebutkan sumber bukan plagiarisme.

10. Menulis itu Cara Menjadi Penulis

"Syarat untuk menjadi penulis ada tiga, yaitu: menulis, menulis, menulis." (Kuntowijoyo)

Sang budayawan hendak mengatakan, cara menjadi penulis itu menulis. Simak gambar berikut ini:

Cara Menjadi Penulis

11. Tidak menulis hal termudah di dunia.

"Hal termudah dilakukan di bumi ini adalah tidak menulis". The easiest thing to do on earth is not write. (William Goldman).

Kata mutiara ini berisi "sindiran" bagi orang yang tidak mau menulis. Orang yang enggan menulis itu tidak mau berusaha, tidak mau sulit.

12. Semua orang bisa menulis.

"Orang-orang memiliki hambatan menulis bukan karena mereka tidak bisa menulis, tapi karena mereka merasa tidak bisa menulis dengan baik".

People have writer's block not because they can't write, but because they despair of writing eloquently." (Anna Quindlen).

Kata kuncinya adalah "merasa tidak bisa menulis dengan baik". Itu hanya perasaan. Sebenarnya tugas menulis itu bukan menulis dengan baik, tapi menuliskan pemikiran dan/atau perasaan. Yang akan membaguskan atau membuatnya baik adalah editor.

13. Menulis jangan menunggu sempurna

"Jika saya menunggu kesempurnaan, maka saya tidak pernah menulis sepatah kata pun". If I waited for perfection, I would never write a word. (Margaret Atwood).

14. Aturan pertama menulis adalah menulis.

"Jika Anda ingin menulis, maka menulislah. Itulah aturan pertama." If you want to write, write it. That's the first rule. (Robert Parker).

Motivasi dan inspirasi menulis dari Parker ini sama dengan nomor 10 dan 15 di bawah ini.

15. Cara menulis adalah menulis.

"Cara untuk menulis adalah menulis menulis menulis menulis menulis..." To write is to write is to write is to write is to write is to write is to write is to write. (Gertrude Stein)

16. Kesalahan penulis

"Kesalahan penulis pemula adalah merasa takut salah dan kesalahan penulis bukan pemula adalah merasa tulisannya sudah bagus" (Asep Syamsul M. Romli).

Kalau yang terakhir ini "kata mutiara" tentang penulis dan menulis dari saya. Semoga masuk dalam "Writing Quotes" seperti kutipan menulis terkenal lainnya. Wasalam. (www.romelteamedia.com).*

Thanks for reading Writing Quotes: Pengertian, Motivasi, Inspirasi, dan Manfaat Menulis | Tags:

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »

Related Posts

Your Comments

0 komentar on Writing Quotes: Pengertian, Motivasi, Inspirasi, dan Manfaat Menulis

Post a Comment

Komentar SPAM dan LINK AKTIF tidak akan muncul.