Pengertian Komunikasi Massa: Definisi, Karakteristik, Fungsi, dan Contoh

Follow @romel_tea
Pengertian Komunikasi Massa: Definisi, Karakteristik, Fungsi, dan Contoh
Artikel berikut ini membahas secara ringkas pengertian komunikasi massa, definisi, karakteristik, fungsi, dan contohnya.

Komunikasi Massa (mass communication) adalah proses penyampaian pesan (informasi) melalui media massa sehingga diterima oleh orang banyak (publik).

Istilah komunikasi massa merupakan singkatan dari komunikasi media massa (mass media communications) --gabungan tiga istilah: komunikasi, media, dan massa.

Dalam pengertian praktis, komunikasi artinya menyampaikan pesan. Media artinya saluran (yang digunakan untuk menyapaikan pesan). Massa artinya orang banyak.

Media Komunikasi Massa

Komunikasi massa secara praktis juga disebut berkomunikasi melalui media (communicating with mass media), yaitu menyampaikan pesan melalui:

  1. Media cetak (suratkabar, majalah, tabloid)
  2. Media elektronik atau penyiaran (radio, televisi)
  3. Media siber (media online, situs berita).

Dalam konsep "klasik", yang dimaksud media dalam istilah komunikasi massa adalah lembaga pers seperti suratkabar (koran), majalah, tabloid, radio, televisi, dan media siber.

Dalam konteks Indonesia, yang dimaksud media atau media massa yaitu media yang dikelola oleh lembaga pers. 

Dalam UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers, Pasal 1 ayat (1), disebutkan: 

"Pers adalah lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, megolah, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara dan gambar, serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunakan media cetak, media elektronik, dan segala jenis saluran yang tersedia.”
Pasal 1 ayat (2) menyatakan: 

“Perusahaan pers adalah badan hukum Indonesia yang menyelenggarakan usaha pers meliputi perusahaan media cetak, media elektronik, dan kantor berita, serta perusahaan media lainnya yang secara khusus menyelenggarakan, menyiarkan atau menyalurkan informasi.”
Dalam literatur klasik, dikenal istilah "lima besar media massa" (the big five of mass media), yaitu:

  1. Suratkabar
  2. Majalah
  3. Radio
  4. Televisi
  5. Film

Dalam konsep modern, khususnya era internet, komunikasi massa juga mencakup penyampaian pesan melalui media siber (media daring, media online, situs berita), media sosial (Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, dll), dan blog.

Komunikasi Massa: Level Tertinggi

Komunikasi massa adalah salah satu jenis komunikasi, selain komunikasi intrapersonal, komunikasi interpersonal, komunikasi kelompok/grup, komunikasi organisasi, dan komunikasi publik.

Komunikasi massa merupakan level komunikasi tertinggi dari sisi jumlah audiens (komunikan).

level komunikasi
Level Komunikasi. (Sumber: SlidePlayer)

Menurut Charles Wright (Wiryanto, 2005), massa (mass audience) dalam komunikasi massa memiliki karakteristik-karakteristik sebagai berikut:
  1. Large yaitu penerima-penerima pesan komunikasi massa berjumlah banyak, merupakan individu-individu yang tersebar dalam berbagai lokasi;
  2. Heterogen yaitu penerima-penerima pesan komunikasi massa terdiri dari berbagai lapisan masyarakat, beragam dalam hal pekerjaan, umur, jenis kelamin, agama, etnis, dan sebagainya;
  3. Anonim yaitu anggota-anggota dari mass audience umumnya tidak saling mengenal secara pribadi dengan komunikatornya.

Unsur Komunikasi Massa

Unsur komunikasi massa sama dengan jenis komunikasi lain, yaitu aktor, pesan, saluran, komunikan, dan efek dan umpan balik, sebagaimana formulasi Harold D. Lasswell (Wiryanto, 2005):
  1. Who
  2. Says What
  3. In Which Channel
  4. To Whom
  5. With What Effect?
Who adalah sumber (source), aktor, atau pengirim (sender) pesan.
What adalah pesan (message), yaitu informasi.
Channel adalah media atau saluran.
Whom adalah komunikan atau penerima (receiver)
Effect adalah dampak dan umpan balik (feedback).

Menurut Efendi (2006), efek komunikasi massa meliputi :
  1. Kognitif - Pengetahuan.
  2. Afektif - Perasaan dan emosi.
  3. Behavioral - Perilaku.
Menurut De Felur dan Denis, komunikasi massa memiliki tujuh komponen:
  1. Komunikator. Dalam media masa, komunikator merupakan pihak dari media yang menyampaikan pesan kepada khalayak, seperti jurnalis.
  2. Pesan. Pesan berkaitan dengan konten yang dibuat dari sudut pandang media massa tersebut terhadap suatu isu tertentu.
  3. Media. Dalam komunikasi massa, media diartikan sebagai saluran yang bersifat fisik, seperti media cetak atau media elektronik.
  4. Komunikan. Komunikan terdiri dari kumpulan individu yang menerima pesan dari media massa.
  5. Gate Keeper. Dalam komunikasi massa, gate keeper berperan untuk menentukan pesan masa yang akan disampaikan ke komunikan dan mana yang tidak.
  6. Gangguan.
  7. Timbal Balik.

Pengertian Komunikasi Massa: Definisi

Menurut Nurudin (2009), komunikasi massa berasal dari istilah bahasa Inggris, mass communication, sebagai kependekan dari mass media communication (komunikasi yang menggunakan media massa). 

Pada dasarnya komunikasi massa adalah komunikasi yang dilakukan melalui media massa baik itu melalui media cetak atau media elektronik.

Berikut ini beberapa definisi atau pengertian komunikasi massa:
  • Josep A Devito: komunikasi massa adalah komunikasi yang ditujukan kepada kepada khalayak ramai yang luar biasa banyak melalui radio, televisi, majalah, surat kabar, film, dan buku.
  • Grebner: komunikasi massa adalah produksi dan distribusi yang berlandaskan teknologi dan lembaga dari arus pesan yang kontinyu serta paling luas dimiliki pada masyarakat industri. 
  • Jay Black dan Federich: komunikasi massa adalah proses dimana pesan-pesan diproduksi secara masal dan disampaikan kepada penerima pesan yang luas, anonim, dan heterogen.
  • Bittner: komunikasi massa adalah pesan yang dikomunikasikan melalui media massa pada sejumlah besar orang (mass communication is messages communicated through a mass medium to a large number of people).
  • Meletzke: komunikasi massa adalah setiap bentuk komunikasi yang menyampaikan pernyataan secara terbuka melalui media penyebaran teknis secara tidak langsung dan satu arah pada publik yang tersebar.
  • Freidson: komunikasi massa dialamatkan kepada sejumlah populasi dari berbagai kelompok, dan bukan hanya satu atau beberapa individu atau sebagian khusus populasi. 
  • Wikipedia: komunikasi massa adalah proses di mana organisasi media membuat dan menyebarkan pesan kepada khalayak banyak (publik).
Karakteristik Komunikasi Massa

Ciri-ciri komunikasi massa yang membedakannya dengan jenis komunikasi lain adalah sebagai berikut:
  1. Komunikator dalam komunikasi massa melembaga, bukan perorangan atau individu.
  2. Komunikan dalam komunikasi massa bersifat heterogen
  3. Pesannya bersifat umum
  4. Komunikasi berlangsung satu arah, dengan pengecualian media siber yang interaktif.
  5. Komunikasi massa menimbulkan keserempakan
  6. Komunikasi massa mengandalkan peralatan teknis
  7. Komunikasi massa dikontrol oleh gate keeper yaitu editor/redaksi yang memilah, memilih, menyeleksi informasi yang dipublikasikan.
Menurut Suprabto (2006), komunikasi massa memiliki empat karakteristik:
  1. Sifat Komunikan, yaitu komunikasi massa ditujukan kepada komunikan. Komunikan tersebut sejatinya memiliki sifat heterogen, anonim serta dalam jumlah relatif besar.
  2. Sifat media massa, yaitu serempak dan cepat. (Baca juga: Internet sebagai Media Informasi)
  3. Sifat pesan, pesan yang disampaikan melalui media massa bersifat umum untuk publik.
  4. Sifat komunikator, komunikator dalam komunikasi massa merupakan komunikator yang terlembagakan.
Teori-Teori Komunikasi Massa

Efek, dampak, atau pengaruh komunikasi massa terangkum dalam teori-teori komunikasi massa sebagai berikut:
  1. Hypodermic needle theory
  2. Cultivation theory
  3. Cultural imperalism theory
  4. Media equation theory
  5. Spiral silence theory
  6. Technological determinism theory
  7. Uses and gratification theory
  8. Agenda setting theory
  9. Media critical theory

Demikian sekadar menyimpan dokumentasi tentang Pengertian Komunikasi Massa. Wasalam. (www.romelteamedia.com).

Referensi: Dennis McQuail, Teori Komunikasi Massa: Suatu Pengantar, Erlangga, Jakarta, 1987; William R. Rivers at.al., Media Massa dan Masyarakat Modern: Edisi Kedua, Prenada Media, Jakarta, 2003; Winarni, Komunikasi Massa: Suatu Pengantar, UMM Press, 2003.

Thanks for reading Pengertian Komunikasi Massa: Definisi, Karakteristik, Fungsi, dan Contoh | Tags:

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »

Related Posts

Your Comments

0 komentar on Pengertian Komunikasi Massa: Definisi, Karakteristik, Fungsi, dan Contoh

Post a Comment

Komentar SPAM dan LINK AKTIF tidak akan muncul.